Teror di Moscow; Dampak Terhadap Indonesia ?

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Minggu, 31 Maret 2024 | 21:48 WIB
Wakil Koordinator TPN Ganjar - Mahfud Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (kanan) didampingi Ketua Dewan Pembina Relawan Mahfud Guru Bangsa (MGB), Prof Asad Said Ali (tengah) dan TPN Imam Marsudi (kiri) mewakili Cawapres Mahfud MD yang tidak bisa hadir di acara relawan dan deklarasi (ANTARA/Nur Imansyah)
Wakil Koordinator TPN Ganjar - Mahfud Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (kanan) didampingi Ketua Dewan Pembina Relawan Mahfud Guru Bangsa (MGB), Prof Asad Said Ali (tengah) dan TPN Imam Marsudi (kiri) mewakili Cawapres Mahfud MD yang tidak bisa hadir di acara relawan dan deklarasi (ANTARA/Nur Imansyah)

 

 

Dr KH As'ad Said Ali

Wakil Kepala Badan Intelijen Negara 2001 - 2010

 

Terjadi serangan teroris yang menggunakan senjata api dan bom di balai kota Crocus, Moscow RUsia pada 25 Maret 2024. Aksi teror tersebut menewaskan 137 orang.

 

Dalam kaitan ini, ISIS-Khorasan melalui situs 'Amax' mengakui bertanggung jawab terhadap serangan tersebut.

 

Aparat keamanan Rusia berhasil menangkap para tersangka pelaku yang terdiri dari Dalerdzhov Mirzcyev, Saidakrap Muodal Rachabalzeda, Shamsuddin Tanduni dan Mohammad Sobir Faeyof. Keempatnya merupakan warga Tajikistan yang menjadi pendukung ISIS - Khorasan.

 

Apa yang memotivasi mereka melakukan aksi terorisme di Rusia ?

 

Seperti diketahui khalayak umum bhw ISIS - Khorasan merupakan kelanjutan ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi yang tewas di Hasaka, Syria, ditangan pasukan mulitinasional pimpinan Amerika Serikat pada 2019. Para pendukung ISIS kemudian tercerai - berai menyelamatkan diri dan melakukan konsolidasi terutama melalui deklarasi ISIS - Khorasan (ISIS - K) yang mengikrarkan diri sebagai kelanjutan dari ISIS (Khalifah Al Baghdadi) dan menjadikan Afganistan menjadi basis perjuangannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X