Kedua, sejak status facebook saya itu meluncur hingga saat ini, nama besar NU masih diperebutkan. Ada yang mengaku paling NU. Ada yang mengaku paling NU dan menuduh orang lain—rifalnya—bukan NU, dan ada yang menyatakan bahwa 01 dan 03 adalah dari keluarga NU, sedangkan 02 bukan dari keluarga NU. Ini politis sekali.
Ali Gondrong, pendukung paslon tertentu, dalam orasinya bahwa “di 01 ada aura NU dan ada aura pesantren, yaitu Gus Muhaimin. Di 02 tidak ada aura pesantren, tidak ada aura santri, apalagi NU. Di 03 ada aura santri dan NU, yaitu Bapak Mahfud MD dan Pak Ganjar juga menantunya kiyai NU”.
Kalau kita telusuri, selain Ali Gondrong, ada banyak tokoh lain yang menyatakan hal yang sama, yang menyatakan bahwa pasangan PAGI (Prabowo-Gibran) bukan dari keluarga NU. Apakah pernyataan itu valid atau tidak valid alias hoax?
Menurut saya, berdasarkan fakta dan data hasil penelitian dan pengamatan langsung menyatakan bahwa, PAGI (Prabowo-Gibran) adalah dari keluarga NU. Kita tahu bersama bahwa keluarga Prabowo punya kedekatan tersendiri dengan keluarga Gus Dur. Pernyataan Yenny Wahid dalam jumpa pers bersama Prabowo, menyatakan bahwa keluarga Yenny Wahid dan Prabowo punya kedekatan dan bertetangga di Jln. Amir Hamzah, Matraman, Jakarta Timur semenjang kakeknya Yennyi yaitu KH. Wachid Hasyim seorang Menteri Agama RI pertama dan kakeknya Prabowo yaitu Margono Djojohadikusumo seorang pendiri Bank Negara Indonesia (BNI). Yenny Wahid bercerita bahwa ketika Eyang Margono wafat, keluarga Yenny yang mendoakan. Tentu saja kalau orang NU yang berdoa pasti punya kekhasan tersendiri, yaitu membaca surah Yasin, tahlil, dan doa bersama, yang merupakan amaliyah yang biasa dilakukan warga NU.
Pernyataan Gus Dur yang menyatakan bahwa Prabowo adalah orang yang paling ikhlas. Gus Dur dalam TVOne menyatakan bahwa, “Kalau orang yang paling ikhlas kepada rakyat Indonesia itu Prabowo. Banyak yang dia bikin itu menunjukkan bahwa dia itu ikhlas betul kepada rakyat.” Menurut saya, pernyataan Gus Dur ini menunjukkan betapa Gus Dur memahami Prabowo dengan baik.
Secara struktural. Pada tahun 2014, Prabowo dinobatkan sebagai warga kehormatan Banser NU. Jokowidodo dan Prabowo Subianto dikukuhkan sebagai Dewan Pembina Pagar Nusa masa khidmat 2023-2028. Pagar Nusa adalah badan otonom NU. Sebelumnya, pada tahun 2012, Prabowo juga menyumbang 100 juta dalam pembangunan Padepokan Pagar Nusa.
Selain itu, saya punya pengalaman pribadi. Pada saat salahsatu posko relawan 02 yang bernama Kopi Pagi (Prabowo-Gibran) resmi diluncurkan, Bapak Hasan Nasbi, pimpinan Kopi Pagi meminta saya memimpin doa bersama. Sebagai pelayan umat dan Masyarakat, saya memenuhi undangan tersebut. Ratusan orang sudah berkumpul. Saya memimpin baca Yasni, tahlil, dan doa bersama ratusan orang yang hadir. Hadir juga Pembina Kopi Pagi, yaitu Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Ajengan KH. Ace Hasan Syadzili seorang kiyai yang keluarga besarnya memiliki pesantren di Banten dan politisi Golkar, dan tentu saja dihadiri oleh Prabowo Subianto.
Doa bersama, selametan, dan tasyakuran yang isinya membaca surat Yasin dan tahlil untuk memulai sesuatu adalah tradisi NU. Para kiyai yang ikut hadir, seperti KH. Rodilansyah dan Kiyai Achmat Hilmi, berkomentar, bahwa ini NU sekali ternyata 02. Memulai sesuatu dengan berdoa bersama. Ini pengalaman nyata yang mengkonfirmasi bahwa 02 mengamalkan alamiyah Nahdhiyah, NU.