SENAYANPOST - Beredar kabar bahwa pengungsi Rohingya akan menjajah Indonesia atau Malaysia akhir-akhir ini.
Dalam podcast bersama Nicko Pandawa dan dr Ardi Santoso, salah seorang muslimah Rohingya bernama Zura membantah hal tersebut.
Diketahui, orang tua Zura sudah mengungsi dari tanah kelahiran mereka di Arakan puluhan tahun lalu dan tiba di Malaysia untuk menghindari persekusi pemerintah Myanmar.
Selama hampir tiga dekade, tak ada sebersitpun dari Zura ingin menjajah negara yang menjadi tujuannya.
Apalagi meminta KTP atau IC kepada pemerintah setempat.
"Saya 28 tahun tak pernah ada, tak pernah ada niat dalam hati saya untuk menjajah ataupun nak minta hak sama rata," kata Zura pada 29 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Instagram @nickopandawa.
Zura menyadari bahwa dirinya adalah seorang pengungsi yang tidak memiliki kewarganegaraan.
Oleh karena itu, ia menyadari hal betul soal ini begitu juga dengan warga Rohingya lainnya.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Jepang Kekuatan 7,6 Magnitudo, Warga Jauhi Wilayah Pesisir
"Saya tak ada, sebab saya tahu saya seorang pelarian dan saya sadar status saya," lanjutnya.
Di sisi lain, ia bersyukur Malaysia bisa menerimanya dengan baik.
Tak terbersit di pikirannya untuk menjadi warga negara Malaysia atau pergi meminta KTP.
"Dan saya bersyukur ada dekat Malaysia. Tapi saya tak pernah ada dalam niat saya walaupun sedetik untuk pergi minta IC (Identity Card)," terangnya.