Baca Juga: Prabowo Sampaikan Enam Amanat Penting pada Puncak Peringatan HUT Bhayangkara
“FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia tahun ini mencapai sekitar 38 juta ton. Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang dilakukan pemerintah berada pada jalur yang benar. Indonesia kini tidak hanya mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga mulai diperhitungkan dunia sebagai salah satu kekuatan pangan global,” ujar dia.
Pemerintah akan terus menjaga momentum peningkatan produksi pangan nasional, di antaranya dengan membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, memperluas area tanam, mengoptimalisasi lahan rawa, mengembangkan mekanisasi pertanian, mendorong penggunaan benih unggul, serta memperkuat hilirisasi pertanian.
“Kita tidak boleh berhenti. Produksi harus terus ditingkatkan, biaya produksi petani harus ditekan, dan kesejahteraan petani harus terus naik. Dengan kerja bersama, kita optimistis Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” tegas Amran. *
Artikel Terkait
Soroti Beda BPS vs Bank Dunia, Pengamat Ekonomi Ferry Latuhihin Ingatkan Publik Tak Terjebak Data Kemiskinan RI
Pemerintah Jamin Stok Beras Aman Hingga 11 Bulan ke Depan Jelang Nyepi dan Idulfitri
Pastikan Stok Beras 7.000 Ton Aman, Prabowo Tinjau Langsung Gudang Bulog Danurejo
BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Pertumbuhan Wilayah Luar Jawa Meningkat Tajam
BPS Pastikan Tingkat Inflasi Nasional Masih Terkendali hingga Pertengahan 2026