Disinggung soal Krisis Ekonomi 1998, Istana Tegaskan Kondisi RI Kini Sangat Berbeda

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 1 Juli 2026 | 15:03 WIB
Istana ungkap kondisi Indonesia saat ini dan tahun 1998 saat menghadapi krisis ekonomi berbeda, begini kata Kepala Bakom RI M Qodari. (Bakom RI)
Istana ungkap kondisi Indonesia saat ini dan tahun 1998 saat menghadapi krisis ekonomi berbeda, begini kata Kepala Bakom RI M Qodari. (Bakom RI)

Selain itu, kondisi sektor perbankan Indonesia juga dinilai jauh lebih kuat dibandingkan saat krisis 1998.

Menurut Qodari, perbankan nasional saat ini memiliki capital adequacy ratio (CAR) yang terjaga dengan baik sehingga mampu menopang stabilitas sistem keuangan.

"Dan satu yang sangat berbeda dengan tahun 1998 adalah kita sekarang punya yang namanya Lembaga Penjamin Simpanan sehingga masyarakat menjadi tenang," katanya.

Lebih lanjut, Qodari menegaskan pemerintah terus bergerak cepat merespons berbagai dinamika ekonomi global agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Salah satu langkah yang baru-baru ini dilakukan adalah pemberian subsidi kedelai sebesar Rp 2.000 per kilogram bagi produsen tahu dan tempe sebagai respons terhadap kenaikan harga kedelai dunia yang dipengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Sempat Diisukan Ganti Menkeu Purbaya, Chatib Basri Bantah Isu Ditawari Jadi Menteri Usai Temui Prabowo

"Persoalan yang ada di masyarakat itu sampai di tangan, sampai di telinga para pembantu beliau (Presiden RI Prabowo Subianto), dan disampaikan kepada Bapak Presiden," ujar Qodari.

Mantan Menteri Keuangan RI, Fuad Bawazier, menilai perekonomian Indonesia saat ini relatif stabil dibandingkan banyak negara lain.

Menurutnya, gejolak geopolitik dan geoekonomi global merupakan tantangan yang dihadapi hampir seluruh negara.

Namun, Indonesia mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang baik sehingga tetap berada dalam kondisi stabil di tengah berbagai tekanan tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Bakom RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X