Menyoroti Temuan 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap, Terungkap Lokasinya di Kuburan hingga Hutan

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Kamis, 25 Juni 2026 | 07:40 WIB
Foto ilustrasi: Penemuan 100 titik SPPG yang diduga fiktif di wilayah Kabupaten Cilacap
Foto ilustrasi: Penemuan 100 titik SPPG yang diduga fiktif di wilayah Kabupaten Cilacap

SENAYANPOST - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab, untuk menjalankan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilacap, Jawa Tengah sedang menjadi sorotan.

Pasalnya, terungkap penemuan sebanyak 100 titik SPPG di Cilacap yang diduga fiktif.

Temuan tersebut terungkap usai diturunkannya tim investigasi ke lapangan yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengungkapkan bahwa, ada tim investigasi bersama dengan koordinator wilayah yang melakukan penelusuran pada titik SPPG di Cilacap.

Baca Juga: Sampai Panggil Damkar, Viral SPPG di Kudus Jateng Diduga Bakar Sampah Sisa Dapur

“Jadi, kemarin dari tim investigasi dan korwil sudah mengadakan rapat bersama. Ternyata sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik SPPG di Kabupaten Cilacap,” ucap Ammy kepada awak media.

“Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk BGN pusat, titik itu (100 titik SPPG) tidak ada bangunan apapun,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ammy membeberkan bahwa temuan lokasi titik SPPG berada di hutan dan pemakaman.

“(Titik SPPG) Ada yang di tengah hutan, di tengah sawah, ada di tengah kuburan. Nah, jadi isu jual beli titik kemudian titik-titik fiktif, ini yang harus kita benahi,” tambahnya.

Adapun sebagai salah satu upaya penyelesaian persoalan dugaan titik SPPG fiktif tersebut, Ammy menegaskan bahwa pendaftaran telah ditutup.

Pemerintah terkait akan menindaklanjuti keberadaan 100 titik fiktif tersebut sebelum memulai lagi pendaftaran maupun pelaksanaan MBG.

“Hasil rapat terakhir dengan tim investigasi, portal pendaftaran pembukaan titik SPPG ditutup. Kemudian untuk titik fiktif yang sudah teridentifikasi, dihapus lebih dulu sebelum nanti kita lanjut lagi programnya,” jelasnya.

Meski terungkap temuan 100 titik fiktif SPPG, Ammy menyatakan bahwa pelaksanaan program MBG di Cilacap akan terus berjalan seperti biasa.

“Program MBG tidak akan dihentikan di Kabupaten Cilacap. Yang perlu dilakukan adalah memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Ammy dalam keterangannya, dikutip dari laman resmi Kabupaten Cilacap.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X