Di sisi lain, mahasiswi Unair itu juga tidak membantah sempat menolak dituduh melakukan tindakan tersebut.
Diketahui, YIP pada awalnya sempat membuat alibi dana yang digunakan olehnya akibat kesalahan transfer.
Kini, mahasiswi Unair itu mengakui penggunaan uang sebesar Rp103 juta tersebut dilakukan secara sadar.
YIP menyadari, dalih itu mendorong dirinya tidak bisa menjaga amanah dengan baik saat peristiwa terjadi.
"Saya mengakui bahwa, saya telah melakukan tindakan penyalahgunaan amanah dengan menggunakan dana organisasi untuk kepentingan pribadi yang dilakukan secara sadar. Hal ini tidak dapat dibenarkan," jelasnya.
YIP lantas menegaskan, dirinya siap menerima seluruh konsekuensi atas kesalahan tersebut.
Terlebih, kasus dugaan penggelapan dana ini dinilai telah mencoreng citra positif dan nama kampus Unair.
"Saya menerima seluruh konsekuensi yang diberikan oleh pihak kampus dan bertanggung jawab penuh atas perbuatan tersebut tanpa melibatkan pihak lainnya," tegasnya.***
Artikel Terkait
Mahasiswi UGM yang Hilang 2 Minggu Saat Mudik Lebaran Ditemukan Meninggal Dunia di Magetan, Jenazah Ketiban Motor di Parit Kecil
Pelecehan Seksual Kembali Dilakukan Tenaga Pendidik, 15 Mahasiswi Ngaku Korban Dosen Senior
Di Balik Skandal Korupsi BGN, Ada Bukti Chat Sony Sonjaya dengan Tokoh Besar Soal Izin SPPG
Update Skandal Korupsi Chromebook yang Jerat Nadiem Makarim: JPU Tolak Semua Pledoi di Sidang Replik
Dadan Hindayana Sempat Pastikan Tak Ada Korupsi di BGN, Mahfud MD: Sesudah Ditangkap Baru Ketahuan Permainannya Gila-gilaan