Nanik lantas menyoroti, adanya proses memasak nasi yang masih menggunakan dandang, lantaran steam ricenya rusak.
"Ini yang saya minta pada mitra, tolong steam rice-nya harus punya dua, satu untuk serep bila tiba-tiba yang satu rusak," terangnya.
Tak hanya steam rice yang rusak, Nanik pun sempat menyoroti adanya wastafel yang dinilai hanya pajangan.
"Ada yang lucu saat saya datang. Saya selalu konsen dengan urusan wastafel," sebut Nanik.
"Saat saya datang pura-pura dipasang 2 wastafel padahal tidak ada aliran airnya, alias hanya artifisial," sambungnya.
Selain itu, Nanik menyoroti ruang pemorsian yang ditempatkan berada pada area gudang.
"Ini akibat rumah apa adanya dipakai sebagai SPPG," sorotnya.
Nanik kemudian menduga, adanya temuan ulat pada ompreng MBG yang sempat viral di SPPG Sukabumi tersebut.
"Dan saya juga mulai paham kenapa ompreng ada ulatnya, karena buah ditaruh di bawah meja pemorsian," terang Nanik.
"Nah buah yang mungkin tidak dicuci bersih, yang masih ada ulatnya, kemudian ulatnya naik ke meja pemorsian dan menjalar ke ompreng," tukasnya.***
Artikel Terkait
Viral Mobil SPPG Sepatnunggal Tasikmalaya Terciduk Buang Sampah Sembarangan
Buntut Ratusan Murid Keracunan di Kepri, Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara Operasional SPPG Air Asuk
Viral 'Daging Karet' di Program MBG Lampung Barat: Guru Mengeluh Daging Terlalu Alot untuk Dimakan
Dirjen Pas Rekrut Warga Binaan hingga Sewa Lahan demi Kelola Dapur MBG di Lapas atau Rutan
Dugaan Keracunan Massal MBG di Jakarta Timur: 252 Siswa Jadi Korban, Dinkes DKI Uji Lab Pangsit Isi Tahu