Viral 'Daging Karet' di Program MBG Lampung Barat: Guru Mengeluh Daging Terlalu Alot untuk Dimakan

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Sabtu, 18 April 2026 | 14:38 WIB
Daging sapi masih alot dibagikan di menu MBG Sumber Jaya, Lampung Barat. (Instagram/lawanglampung)
Daging sapi masih alot dibagikan di menu MBG Sumber Jaya, Lampung Barat. (Instagram/lawanglampung)

SENAYANPOST - Persoalan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali viral di media sosial. Kali ini, keluhan dilayangkan oleh salah satu guru di Sumber Jaya, Lampung Barat.

Video viral yang diunggah oleh akun Instagram @lawanglampung menjadi sorotan. Daging sapi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tugu Sari 2 Lampung Barat dinilai alot dan tidak layak konsumsi.

Video yang diunggah pada Sabtu, (18/4/26), terlihat seorang guru berusaha membagi daging sapi menjadi dua. Meski telah berusaha sekuat tenaga, tapi daging tersebut tetap menyatu dan tidak terbelah.

“Bagaimana ini MBG Sumber Jaya? Daging karet ini, tidak bisa dimakan. Sembelit nanti,” ucap perekam video sambil tertawa.

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Ringkus Sindikat Gas Oplosan, Oknum Pemilik Pangkalan Resmi Jadi Tersangka

Sementara itu, menilik dari unggahan SPPG Tugu Sari II, menu daging sapi dibagikan pada Jumat, (17/4/26). Selain menu daging sapi, makanan yang disajikan dalam ompreng MBG dari SPPG tersebut adalah nasi putih, tumis buncis wortel, tahu goreng, dan semangka.

Usai video daging alot hingga disebut sebagai daging karet itu viral, warganet lantas menyoroti tentang proses memasak yang dilakukan pihak SPPG. Beberapa warganet juga khawatir jika anak-anak memakannya dan sulit mengunyah, berpotensi untuk tersedak.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Ngasal banget masaknya, takut anak-anak keselek kalau begitu,” tulis akun @oka***

“Itu baru potong sapi, langsung dikecapin doang ya? Nggak ada direbus sampai empuk,” tulis akun @ham****_

Baca Juga: Viral Jukir Minta Bayar Parkir Lewat QRIS Penjual Sempol di Surabaya, Pemotor Ingatkan Aturan Kawasan Parkir Digital: Saya Ikut Aturan

“Suruh SPPG sama ahli gizinya yang makan di depan anak-anak, biar masak nggak asal-asalan,” tulis akun @put*****4

Selain itu, salah satu komentar juga mengeluhkan bahwa makanan MBG yang dibagikan di Way Halim, Bandar Lampung juga ada menu keras meski bukan berasal dari SPPG yang sama.

“Kemarin SD di Way Halim gitu nugget keras, aci semua keras pol, dimsum keras. Apakah itu nasi basi? Padahal anak-anak masuk jam 1 siang, kayaknya masaknya dari pagi,” ujar warganet dengan akun @ratutourlampung.

Usai viral keluhan daging sapi yang dibagikan, Kepala SPPG Tugu Sari 2, Dedi Suhendra, telah memberi tanggapan singkat mengenai isu tersebut. Ia membenarkan bahwa daging sapi merupakan menu dari SPPG-nya yang dibagikan pada Jumat, (17/4/26).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X