Peringatkan Darurat Sampah, Presiden Prabowo Siapkan Proyek Rp58 Triliun Ubah Sampah Jadi Energi

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Senin, 2 Februari 2026 | 22:46 WIB
Prabowo tegur persoalan sampah di Rakornas. (Dok. Sekretariat Presiden)
Prabowo tegur persoalan sampah di Rakornas. (Dok. Sekretariat Presiden)

SENAYANPOST - Presiden RI Prabowo Subianto memberi peringatan kepada para kepala daerah soal darurat sampah. Ia mengatakan sampah jadi persoalan di berbagai daerah dan diproyeksikan semua tempat pembuangan akhir (TPA) mengalami kelebihan kapasitas pada 2028.

“Saya ingin sampaikan kepada para kepala daerah bahwa masalah bangsa ini sekarang, juga yang sangat krusial adalah masalah sampah. Sampah ini menjadi masalah. Diproyeksikan hampir semua TPA sampah akan mengalami overcapacity pada tahun 2028, bahkan lebih cepat,” kata Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/26).

Ia mengatakan saat ini pemerintah pusat telah menginisiasi program mengubah sampah jadi energi (Waste-to-Energy) di 34 titik. Total investasi untuk proyek ini mencapai 3,5 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp58 triliun.

“Saya minta ground breaking beberapa bulan ini dilaksanakan. Ini kita perkirakan dua tahun lagi sudah berfungsi,” ucap dia.

Baca Juga: Gagas Gerakan Indonesia ASRI, Presiden Prabowo Perintahkan Pemda Tertibkan Baliho dan Kabel Berantakan

Menurut Prabowo, perlu sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi masalah sampah. Namun, karena situasi mendesak, pemerintah pusat akan memimpin proyek ini.

Ia menuturkan saat ini sudah ada inisiatif dari sejumlah bupati untuk mengatasi persoalan sampah. Pemerintah pusat tengah mempelajarinya.

“Sudah ada inisiatif beberapa bupati, improvisasi. Ini sedang kita pelajari, mungkin bisa saling menukar pengalaman penyelesaian sampah,” kata Prabowo.

“Kita perlu kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tapi kita tidak boleh menunggu. Karena itu, bila perlu, demi kepentingan rakyat, pemerintah pusat yang akan memimpin,” tegasnya. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X