Presiden Prabowo Ancam Aksi Pembakaran Ancam Nyawa, Aparat Wajib Proporsional

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Senin, 8 September 2025 | 22:40 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto dalam pertemuannya dengan sejumlah media massa di Hambalang. (Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden RI, Prabowo Subianto dalam pertemuannya dengan sejumlah media massa di Hambalang. (Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

SENAYANPOST — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan aksi pembakaran fasilitas umum maupun gedung yang terjadi dalam sejumlah kerusuhan akhir-akhir ini sebagai ancaman serius yang tidak bisa ditoleransi.

Ia menekankan bahwa gerakan semacam itu bukan hanya melanggar hukum, melainkan juga membahayakan nyawa masyarakat.

“Sekali lagi, gerakan bakar-bakar, di seluruh dunia, ini adalah gerakan yang tergolong sangat membahayakan. Mengancam nyawa orang lain, dan terbukti ada empat orang di Makassar tidak berdosa, yang mati karena kebakaran,” ujar Presiden Prabowo saat berbicara dengan sejumlah media, Sabtu (6/9).

Menurutnya dalam konteks ini aparat negara harus selalu bertindak proporsional sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Ia mengatakan petugas yang tidak memenuhi prinsip tersebut harus bertanggung jawab dan dapat dikenakan sanksi tegas.

“Ya saya kira itu keharusan, bahwa semua petugas harus bertindak proporsional, dan kalau tidak bertindak proporsional, petugas harus bertanggung jawab. Dan kita sudah buktikan, ada yang ditindak, ada yang diinvestigasi, bahkan kalau tidak salah sudah ada yang diberhentikan. Jadi harus proporsional,” jelasnya.

Presiden menekankan bahwa negara akan tetap menjamin perlindungan terhadap warga yang berunjuk rasa secara damai, namun akan bertindak tegas terhadap kelompok yang melakukan pembakaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X