SENAYANPOST – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Prof Dr Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mengungkapkan perbedaan para pendukung Presiden Terpilih Prabowo Subianto pada pilpres 2014 dan pilpres 2019 dengan pendukung Prabowo Subianto pada pilpres 2024 ini.
“Para pendukung Pak Prabowo pada kontestasi yang lalu 2014 masih banyak diwarnai orang-orang sektarian yang saya anggap pada waktu itu membahayakan terhadap stabilitas nasional, sehingga saya memilih tidak pada kubu beliau karena saya nilai membahayakan terhadap ideologi bangsa Pancasila kita,” katanya dalam wawancara dengan Channel Youtube Kilat Media pada Jumat 12 Juni 2024.
Penggagas Ilmu Filsafat Intelijen ini mengungkapkan bahwa pada pilpres 2024 ini para pendukung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka merupakan orang-orang yang mempunyai wawasan kebangsaan.
“Sekarang berbeda. Pendukung Pak Prabowo sebagian besar adalah orang-orang yang punya wawasan kebangsaan, orang-orang nasionalis,” tegasnya.
Guru Besar Universitas Pertahanan Republik Indonesia ini menjelaskan bahwa dirinya membela dan mendukung figur pancasilais sejati dari balik layar.
“Saya sudah 80 tahun. Saya tidak mau lagi berpihak pada dinamika politik pemilihan. Saya berposisi pada Tut Wuri Handayani. Saya memaksimalkan mungkin membela para pancasilais sejati,” tegasnya. (Muqoddas).