SENAYANPOST - Hamas baru-baru ini mengeluarkan pernyataan resmi yang berisi kecaman keras kepada Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi.
Dalam pernyataan resminya, Hamas kecam Shlomo Karhi karena berencana ntuk melakukan pembersihan etnis Palestina dan memaksa sekitar 2 juta warga Gaza untuk pergi dari tempat asalnya.
Tidak hanya itu, Hamas juga mengecam karena penjajah Israel memaksa warga Palestina untuk keluar dari tanah kelahirannya.
"Para pemimpin pendudukan Nazi terus mengeluarkan pernyataan rasis yang menyerukan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina tanpa memperhatikan komunitas internasional atau akuntabilitas peradilan," bunyi pernyataan resmi pada 11 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Telegram resmi Hamas.
Terbaru, Menteri Komunikasi Israel, Shlomo Karhi menekankan pemindahan paksa warga Palestina.
"Yang terbaru adalah pernyataan Menteri Komunikasi Zionis, Shlomo Karhi, yang menekankan kelanjutan pemaksaan warga Palestina untuk terusir dari tanah mereka di Gaza melalui kelanjutan agresi biadab mereka," lanjutnya.
Oleh karena itu, partai politik Palestina menyerukan komunitas internasional dan PBB untuk terus menekan Israel.
Terbaru, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah bahwa pihaknya melakukan migrasi paksa terhadap warga Gaza di Palestina.
Baca Juga: Afrika Selatan vs Israel di Den Haag, Bagaimana ICJ Putuskan Perkara Kejahatan Genosida?
Netanyahu berdalih bahwa operasi militernya hanya bertujuan untuk memusnahkan Hamas.
Namun, menurut para pengamat, tidak mungkin Israel memusnahkan Hamas.
Lainnya berpendapat bahwa pemerintahan Netanyahu tidak bisa mencapai tujuan operasi militer dan mengharuskannya untuk lengser dari kursi Perdana Menteri.
"Kami menyerukan kepada komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memenuhi tanggung jawab mereka dalam mengecam pernyataan-pernyataan agresif dan menghasut ini," lanjutnya.
Artikel Terkait
Benjamin Netanyahu Keukeuh Lanjutkan Perang hingga Warga Gaza 'Deportasi', Hamas: Ini Rencana Konyol
Tanggapan Resmi Hizbullah Atas Syahidnya Petinggi Hamas Saleh Al Rouri, Kirim 62 Rudal ke Kawasan Militer Meron
Sempat Viral Joget TikTok, Empat Terduga Tentara IDF Ini Ditangkap Sayap Militer Hamas
Usai Kunjungan AS, PM Israel Benjamin Netanyahu Bantah Gusur Warga Gaza: Kami Memburu Hamas
Hamas Minta ICJ Tak Gentar dengan Tekanan AS dalam Kasus Kejahatan Genosida Israel terhadap Palestina