internasional

As Sisi Jelaskan Normalisasi Hubungan Mesir-Turki ke PM Yunani

Jumat, 4 Agustus 2023 | 19:27 WIB
Presiden Mesir dan PM Yunani di New Alamen City Mesir. Sumber : Al Arab London (Muqoddas)

SENAYANPOST- Presiden Mesir Abdul Fattah As Sisi pada Kamis, 3 Agustus 2023 kemarin, menjamu Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis di New Alamen City, kota baru yang terletak di Pantai Laut Putih Mediterania.

Pada pertemuan tersebut, Presiden As Sisi menjelaskan alasan normalisasi hubungan Mesir dengan Turki, yang tidak akan berdampak pada hubungan, kerjasama dan kesepakatan antara Mesir dengan Yunani dan Cyprus yang telah terjalin sejak tahun 2013.

“Mesir dan Yunani memiliki hubungan dengan sejarah yang panjang, dan setiap apa yang dilakukan oleh Mesir selalu dikoordinasikan dengan Yunani,” tegas Presiden As Sisi.

Pada pertemuan tersebut, Presiden As Sisi dengan PM Kyriakos Mitsotakis secara serius membahas perkembangan Libya serta stabilitas keamanan di kawasan Laut Mediterania. Kedua pemimpin sepakat bahwa milisi bayaran dan tentara asing harus segera keluar dari Libya, sehingga proses pemilihan umum di Libya dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Krisis Libya merupakan ancaman bagi keamanan Mesir yang berbatasan langsung dengan Libya, sehingga sering terjadi serangan atas Mesir, seperti serangan teror Al Qaeda di pos perbatasan Farafra di tahun 2017. Milisi Al Qaeda bersembunyi di kawasan Libya yang dianggap lebih aman karena tidak adanya pemerintahan yang tunggal dan kuat hingga sekarang.

Ditengarai, salah satu negara yang terlibat dalam krisis Libya adalah Turki untuk menekan Mesir agar bersedia menyetujui peta batas negara sesuai keinginan Turki.

Selain itu, PM Kyriakos Mitsotakis dan Presiden As Sisi juga membahas gangguan keamanan dari imigran gelap yang menggunakan Libya sebagai titik tolak ke kawasan Eropa, yang telah mengganggu stabilitas sosial Eropa, khususnya Yunani.

“Yunani mengapresiasi ketulusan dan keterbukaan Mesir, serta berharap terus menjalin koordinasi dalam menyelesaikan gangguan dan ancaman di kawasan Laut Mediterania,” jelasnya.

Diketahui, pada tahun 2013, sejak rezim Ikhwanul Muslimin yang didukung Turki digulingkan, Presiden As Sisi yang saat itu menjabat sebagai menteri pertahanan menjalin kesepakatan garis perbatasan laut dengan Yunani dan Cyprus, yang menjadi acuan kerjasama ekonomi dan migas antara ketiga negara tersebut.

Hubungan Mesir dan Turki mulai membaik setelah Turki mengalami krisis ekonomi, serta didorong oleh sejumlah Negara Arab terutama Qatar untuk menormalisasi hubungan dengan Mesir. (Muqoddas).

Tags

Terkini