internasional

Brad Lander Politikus Yahudi Pro Palestina Menang Pemilihan Pendahuluan Kota New York

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:04 WIB
Politikus Yahudi Pro Palestina, Brad Lander menangkan pemilihan pendahuluan Kota New York belum lama ini. (Instagram.com/@brad.lander)

Dalam pidato kemenangannya, Lander kembali menyampaikan kritik terhadap kebijakan Israel.

"Saya akan menjadi salah satu anggota Kongres Yahudi yang paling bersedia membela hak asasi manusia Palestina, dan saya akan berdiri teguh melawan fanatisme yang ditujukan kepada orang Yahudi," ujar Lander pada 24 Juni 2026, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

Ia juga mengkritik dukungan pemerintah AS terhadap pemerintahan Netanyahu dengan mengatakan bahwa warga Amerika membiayai perang tersebut melalui pajak.

Baca Juga: Aksi Saling Sindir Zohran Mamdani vs Donald Trump: dari Sebutan 'Komunis Gila' hingga Sentilan Politik Gelap di AS

Sekutu Politik Zohran Mamdani

Lander sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Kota New York sebelum terpilih sebagai Comptroller atau Pengawas Keuangan Kota New York pada 2022, salah satu jabatan tertinggi dalam pemerintahan kota.

Ia kemudian mengundurkan diri untuk mengikuti pemilihan wali kota pada 2024 dan menjalin aliansi politik dengan Zohran Mamdani.

Dukungan tersebut dinilai turut berkontribusi terhadap kemenangan mengejutkan Mamdani dalam kontestasi tersebut.

Sejak saat itu, Lander tetap menjadi sekutu politik Mamdani, yang juga memberikan dukungan atas pencalonannya sebagai anggota Kongres.

Lander juga memiliki hubungan erat dengan sejumlah organisasi Yahudi progresif, termasuk Jews for Economic and Racial Justice (JFREJ).

Kelompok tersebut menyambut kemenangan Lander dan menyebut hasil pemilihan sebagai momentum penting bagi masa depan Partai Demokrat dan komunitas Yahudi di Amerika Serikat.

Baca Juga: Zohran Mamdani Cawalkot Muslim Pertama di New York yang Bertentangan dengan Donald Trump

Hubungan dengan Mamdani Sempat Disorot

Meski bersekutu, hubungan Lander dengan Mamdani tidak selalu berjalan mulus. Lander menyebut dirinya sebagai "Zionis liberal", sementara Mamdani dikenal sebagai tokoh yang menolak Zionisme.

Perbedaan itu kembali menjadi perhatian saat Lander menolak memberikan tanggapan tegas terhadap komentar Mamdani yang menyebut kelompok lobi pro-Israel sebagai "monster".

Halaman:

Tags

Terkini