Sekitar pukul 6.10 pagi, beberapa menit setelah pasukan masuk, sebuah alat peledak meledak, menyebabkan gedung itu runtuh menimpa para prajurit.
Ledakan itu menewaskan empat prajurit dan melukai lima lainnya, salah satunya dalam kondisi kritis.
Korban tewas termasuk seorang prajurit dari unit Maglan dan seorang prajurit lain dari unit Yahalom, sementara rincian tentang dua prajurit lainnya belum dirilis.
Seorang juru bicara militer Israel mengonfirmasi bahwa 'prosedur awal' telah diikuti sebelum memasuki bangunan tersebut, termasuk pengintaian udara dan penggunaan anjing pelacak serta peralatan teknik.
Namun, militer telah meluncurkan penyelidikan tentang bagaimana jebakan tersebut lolos dari deteksi.***