Baca Juga: Benjamin Netanyahu Lagi-lagi Sabotase Gencatan Senjata di Gaza
"Jumlah korban tewas diperkirakan akan besar mengingat intensitas konflik ini; infrastruktur layanan kesehatan yang hancur; kekurangan makanan, air, dan tempat tinggal yang parah; ketidakmampuan penduduk untuk mengungsi ke tempat yang aman; dan hilangnya dana untuk UNRWA, salah satu dari sedikit organisasi kemanusiaan yang masih aktif di Jalur Gaza," kata surat itu sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye pada 10 Januari 2025.
Para ahli memperkirakan bahwa jumlah jenazah yang masih terkubur di bawah reruntuhan kemungkinan melebihi 10.000.***