Setelah penyerbuan Rumah Sakit Kamal Adwan, pasien dalam kondisi kritis terpaksa dipindahkan ke RS Indonesia di Beit Lahia, Gaza utara, yang menghentikan operasinya beberapa minggu lalu karena serangan Israel yang terus berlanjut.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa empat dari sepuluh pasien yang dipindahkan dari RS Indonesia ke Rumah Sakit Al Shifa, yang dikoordinasikan oleh WHO, ditangkap.
Pasien dan staf medis yang tersisa di RS Indonesia menghadapi 'kondisi yang mengerikan', tambah kementerian tersebut.
Rumah Sakit Al-Ahli dan Rumah Sakit Rehabilitasi Al-Wafa di Kota Gaza juga ditembaki oleh pasukan Israel dan rusak akibatnya, menurut Ghebreyesus.
Baca Juga: Iran Kecam Pengakuan Terang-terangan Israel soal Pembunuhan Ismail Haniyeh
"Kami ulangi: hentikan serangan terhadap rumah sakit. Warga di Gaza membutuhkan akses ke perawatan kesehatan. Pekerja kemanusiaan membutuhkan akses untuk menyediakan bantuan kesehatan. Gencatan senjata!" imbuh kepala WHO.***