SENAYANPOST - Iran akhirnya kirim puluhan rudal balistik ke ibu kota Israel, Tel Aviv belum lama ini.
Rudal balistik tersebut diketahui diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ke tanah Palestina yang diduduki pada Selasa malam.
Dalam video yang beredar, warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat menyambut suka cita serangan balasan Iran terhadap Israel penjajah yang sebelumnya telah membunuh Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah dan Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh.
Menurut pernyataan resmi dari pihak militer, rudal tersebut merupakan serangan balasan yang menewaskan para petinggi IRGC.
Baca Juga: Ini Sikap Tegas Iran atas Gugurnya Pemimpin Hizbullah Lebanon Hasan Nasrallah
IRGC menyampaikan bahwa mereka telah mulai menyerang target militer penting di Israel.
Rekaman video dari berbagai kota di Iran seperti ibu kota Teheran menunjukkan bahwa rentetan rudal ditembakkan ke entitas Zionis.
Teheran, Isfahan, Tabriz, Shiraz, Khorramabad, Arak, dan lain-lain di seluruh Iran telah menyaksikan rudal diluncurkan ke langit.
Dalam sebuah pernyataan, Garda Revolusi Iran mengatakan beberapa saat yang lalu bahwa serangan rudal tersebut merupakan pembalasan atas berbagai pembunuhan yang dilakukan oleh musuh Zionis dan kejahatan di Palestina dan Lebanon.
"Menanggapi tewasnya Ismail Haniyeh, Hassan Nasrallah, dan komandan IRGC Abbas Nilforushan, kami menargetkan jantung wilayah pendudukan," kata IRGC dalam sebuah pernyataan pada 1 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari IRNA.
Baca Juga: Keterlibatan Iran dalam Konflik Palestina
IRGC Iran memperingatkan rezim Israel akan pembalasan Iran yang lebih keras jika mereka menanggapi serangan.
"Bangsa Islam yang agung, bangsa Iran yang mulia dan cinta syahid, beberapa saat sebelum dan sesudah masa menahan diri terhadap pelanggaran kedaulatan Republik Islam Iran dalam pembunuhan Dr. Ismail Haniyeh oleh rezim Zionis dan terhadap hak negara untuk melegitimasi pembelaan diri terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan intensifikasi kejahatan rezim dengan dukungan Amerika Serikat dalam pembantaian di Lebanon dan Gaza dan mati syahidnya Mujahid Agung, pemimpin poros perlawanan dan sekretaris jenderal Hizbullah yang bangga, Sayyed Hassan Nasrallah dan mati syahidnya Panglima dan Penasihat IRGC di Lebanon, Mayor Jenderal IRGC Abbas Nilfroushan, Angkatan Udara IRGC meluncurkan puluhan rudal balistik untuk menargetkan target militer dan keamanan penting di jantung wilayah pendudukan, yang rinciannya akan diingat kemudian," lanjut pernyataan resmi tersebut.
Baca Juga: AS Ingatkan Negara G7 Serangan Hizbullah dan Iran ke Israel: Terjadi dalam 24 atau 48 Jam ke Depan