Baca Juga: Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Temui Jalan Buntu, AS Sebut Bola Ada di Tangan Hamas
Duta Besar Tiongkok untuk PBB, Zhang Jun, mengkritik rancangan undang-undang yang diusulkan AS karena tidak secara jelas menyatakan penolakannya terhadap rencana operasi militer Israel di Rafah, yang menurutnya dapat menimbulkan konsekuensi yang parah.
Dia mengatakan Beijing juga mendukung alternatif tersebut.
Namun Thomas-Greenfield mengatakan langkah tersebut gagal.
"Dalam bentuknya yang sekarang, teks tersebut gagal mendukung diplomasi sensitif di kawasan. Lebih buruk lagi... hal ini justru bisa memberi Hamas alasan untuk meninggalkan kesepakatan yang ada," katanya.***