internasional

Arab Saudi Tegaskan Kemerdekaan Palestina Pondasi Stabilitas Timur Tengah

Minggu, 18 Februari 2024 | 19:27 WIB
Rencana Israel untuk kuasai Gaza semakin sulit di mana pertempuran dengan Hamas dan kelompok pejuang Palestina makin sengit dihari ke-112. (Twitter.com/@IDF)

SENAYANPOST- Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud dalam jumpa pers bersama Menlu Mesir Samih Syukri dan Menlu Belgia Hadja Lahbib dalam Munich Security Conference di Jerman pada Sabtu (17/02/2024) menegaskan bahwa kemerdekaan Palestina merupakan pondasi penting bagi stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Arab Saudi menegaskan tidak memiliki hubungan dengan Israel, dan tidak akan berkomunikasi langsung dengan Israel. Adapun rencana normalisasi hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Isarel berdasarkan pelaksanaan perjanjian damai Bangsa Arab.

“Konsentrasi kami saat ini berada pada penghentian kontak senjata dan ditariknya pasukan Israel dari Jalur Gaza,” tegas Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Arab Saudi mengingatkan bahwa apa yang dilakukan Israel akan menciptakan generasi radikal di masa depan.

Sementara itu, Menlu Mesir Samih Syukri menyampaikan bahwa keluarnya rakyat Palestina dari Jalur Gaza, untuk dipaksa mengungsi ke berbaga negara, akan menimbulkan kekacauan di kawasan Timur Tengah.

“Kondisi di Jalur Gaza yang semakin terpuruk ini akibat tidak adanya dukungan serius dari Dunia Internasional untuk mewujudkan Solusi 2 (dua) Negara,” jelasnya.

Adapun Menlu Belgia Hadja Lahbib meminta Israel untuk segera menghentikan operasi militer atas Jalur Gaza dan meminta untuk menyampaikan solusi selain Solusi 2 (Dua) Negara yang selama ini dianggap sebagai solusi perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

“Langkah militer saat ini sama sekali bukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan,” terangnya. (Muqoddas).

 

Tags

Terkini