SENAYANPOST - Juru bicara sayap militer Hamas, Abu Ubaidah dari Brigade Al Qassam baru-baru ini menyampaikan pernyataan resmi terkait operasi militer Badai Al Aqsa di Palestina.
Abu Ubaidah menyampaikan bahwa dalam 100 hari terakhir ini pasukan pejuang Palestina terus menggempur tentara Zionis Israel.
Setidaknya operasi Badai Al Aqsa itu menewaskan 522 perwira dan melukai lebih dari 2.500 tentara IDF.
"Selama 100 hari berturut-turut, Brigade Qassam terus menghadapi pasukan Zionis yang melakukan penetrasi ke beberapa front, yang sejauh ini mengakibatkan terbunuhnya 522 perwira dan tentara serta melukai lebih dari 2.535 lainnya menurut laporan tersebut," kata Abu Ubaidah pada 14 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari situs resmi Brigade Al Qassam.
Baca Juga: Link Nonton Welcome to Samdalri Episode 14 Sub Indo Malam Ini di Netflix, Jangan Sampai Ketinggalan!
Setidaknya ada 6.200 tentara IDF yang mengalami luka-luka dan sedang mendapat perawatan di rumah sakit Israel.
"Dan lebih dari 6200 terluka menurut laporan rumah sakit Zionis," tambahnya.
Dalam keterangannya, Abu Ubaidah menjelaskan bahwa pasukan pejuang menghancurkan seluruh atau sebagian ratusan kendaraan, mereka juga terus mengebom lokasi dan pemukiman musuh di Jalur Gaza, dan menghancurkan konsentrasi militernya di berbagai wilayah.
Sejak hari pertama tanggal 7 Oktober, Brigade Qassam mampu membunuh ratusan tentara dan menangkap sekitar 250 Zionis.
Baca Juga: Hamas Kecam Keras Insiden Penyerangan Staf Telekomunikasi Gaza oleh IDF, Sebut Kejahatan Perang
Sementara rudal Qassam menghantam Bandara Ben Gurion, Ashkelon, Ashdod, blok-blok tersebut, dan lainnya dengan salvo rudal yang besar, dalam rangka operasi Pertempuran Badai Al Aqsa, yang dilancarkan atas perintah Komandan Staf Qassam, untuk membela Al Aqsa dan tempat-tempat suci, dan sebagai tanggapan atas seruan para wanita Yerusalem dan Al Aqsa.
Pada hari ini, Minggu, 02 Rajab 1445 H, bertepatan dengan 14 Januari 2024 M, media militer memuat sejumlah komunikasi militer tentang berbagai operasi jihad yang dilakukan Mujahidin Al-Qassam, yang bervariasi antara terlibat bentrokan sengit dengan Zionis.
Pasukan, meledakkan alat peledak anti-personil dan anti-kendaraan, dan menargetkan dengan rudal Al-Yassin 105 rudal anti-tank, dan menghancurkan konsentrasi musuh dengan mortir.
Terkonfirmasi kehancuran dan kerusakan sejumlah kendaraan di berbagai lini pertempuran.