Di daerah lingkungan Daraj dan Tuffah di Kota Gaza, Hagari mengatakan pasukan telah menemukan gudang senjata di sebuah sekolah, termasuk banyak alat peledak, roket dan kemampuan 'strategis' milik angkatan laut Hamas.
IDF juga merilis rekaman yang diperoleh dari kamera tubuh seorang agen Hamas yang berencana menyerang kendaraan rekayasa militer Israel, menunjukkan dia dibunuh oleh pasukan.
IDF mengatakan pasukan unit elit Egoz yang beroperasi di daerah Khan Younis melihat pria bersenjata mendekati pasukan dan melepaskan tembakan.
Baca Juga: Jadwal Contra Flow Libur Natal dan Tahun Baru, Berlaku 22 Desember hingga 2 Januari 2024
Setelah memindai area tersebut, ditemukan jenazah pelaku teror beserta kameranya.
Meskipun melakukan operasi besar-besaran, Hamas masih menunjukkan kemampuannya menembakkan roket ke Israel, melakukan peluncuran pada Sabtu malam menuju komunitas perbatasan Gaza dan Ashkelon, yang memicu sirene.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam salvo tersebut.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan menteri kabinet perang Benny Gantz mengunjungi Jalur utara dan mengadakan penilaian dengan para pejabat militer pada hari Sabtu.
Kunjungan para menteri ke Beit Hanoun terjadi setelah Brigade Utara Divisi IDF Gaza mengambil tanggung jawab atas wilayah tersebut setelah wilayah tersebut direbut sepenuhnya oleh pasukan darat.
Baca Juga: Tiga Warga Israel yang Jadi Tahanan Hamas Dipastikan Tewas, Abu Ubaidah Sebut Benjamin Netanyahu
"Saya yakin (pemimpin Hamas Yahya) Sinwar sedang duduk di bunkernya sambil menonton TV, dia melihat seperti apa Beit Hanoun," kata Gallant dalam pernyataan video.
"Hal ini juga berlaku bagi komandan Hamas yang sekarang berperang melawan pasukan kami di Khan Younis, dia memahami bagaimana kisah batalion Beit Hanoun berakhir," tambah Gallant.***