"Kami masuk ke dalam ambulans, saya meminta mereka kembali ke tempat saya karena Samer masih di sana dan dia berteriak dan meminta bantuan," kata Dahdouh sebelum mendengar berita terbunuhnya Abu Daqqa.
"Dia terluka di bagian bawah tubuhnya tetapi paramedis mengatakan kepada saya bahwa kami harus segera pergi dan mereka akan mengirim ambulans lain sehingga kami semua tidak menjadi sasaran," jelasnya.***