Qatar Jadi Tuan Rumah KTT Doha Bahas Israel dan Gaza, Ini Kata Wapres Gibran Rakabuming

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 16 September 2025 | 18:33 WIB
Qatar menjadi tuan rumah KTT Doha yang membahas agresi Israel ke beberapa negara di Timur Tengah, ini kata Wapres Gibran Rakabuming. (Isntagram.com/@setwapres.ri)
Qatar menjadi tuan rumah KTT Doha yang membahas agresi Israel ke beberapa negara di Timur Tengah, ini kata Wapres Gibran Rakabuming. (Isntagram.com/@setwapres.ri)

SENAYANPOST - Negara Qatar baru-baru ini menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Doha, setelah Israel penjajah melakukan serangan udara ke negara tersebut.

 

KTT Doha ini juga sebagai respons serius dunia Arab dan Islam bersamaan dengan meningkatnya intensitas serangan Israel ke Kota Gaza baru-baru ini.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka membagikan komentarnya terkait KTT Doha yang membahas tentang agresi Israel ke beberapa negara di Timur Tengah, utamanya Palestina.

"Persoalan Palestina bukan hanya tentang Palestina. Ini tentang kelangsungan hidup bangsa kita, martabat rakyat kita, dan kesucian hukum internasional," kata Gibran Rakabuming Raka pada 16 September 2025, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Baca Juga: Mengenal Amiri Guard Qatar Sambut Langsung Presiden Prabowo Subianto dari Pesawat Kepresidenan RI

Ia mendesak agar KTT tersebut tidak hanya mengeluarkan kecaman kolektif terhadap Israel.

"Tetapi juga mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memenuhi mandatnya dengan mengambil langkah-langkah tegas dan mendesak guna memastikan akuntabilitas dan mencegah terulangnya kembali", tambahnya.

Diketahui, sidang gabungan luar biasa antara Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mempertemukan hampir 60 negara anggota pada hari Senin.

Para pemimpin mengatakan pertemuan tersebut menandai momen kritis untuk menyampaikan pesan persatuan menyusul apa yang mereka gambarkan sebagai eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Israel.

Baca Juga: Kunjungan Singkat Presiden Prabowo ke Qatar dan Abu Dhabi, Seskab Teddy: Bentuk Solidaritas Indonesia

Serangan Israel tersebut menargetkan para pemimpin senior Hamas yang sedang bertemu untuk membahas proposal gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat.

Setidaknya enam orang tewas dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya tersebut, yang telah menuai kecaman dari seluruh dunia, termasuk negara-negara Arab dan Muslim.

Sebelumnya, Israel sudah membombardir Jalur Gaza, Palestina, kemudian Lebanon, Suriah, Iran, dan Yaman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X