Menlu Iran Sambangi Pangeran MBS di Arab Saudi, Bicarakan Hal Ini

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 16:06 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi temui Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dari Arab Saudi bahas soal Israel. (X.com/@araghchi)
Menlu Iran Abbas Araghchi temui Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dari Arab Saudi bahas soal Israel. (X.com/@araghchi)

SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi baru saja menemui Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dari Arab Saudi menyusul kemungkinan adanya eskalasi perang yang dimulai oleh Israel.

Dalam kunjungannya itu, Araghchi meyakinkan Arab Saudi bahwa negara tersebut bisa menurunkan tensi Timur Tengah yang saat ini sedang meningkat.

Sebagaimana diketahui, Iran pada awal Oktober telah mengirim rudal balistik hipersonik sebagai balasan atas Israel sebelumnya dengan pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah, dan salah seorang perwira tinggi Korps Garda Revolusi Iran.

"Bersama-sama, Iran dan Arab Saudi dapat membantu membawa keamanan dan stabilitas ke kawasan tersebut," kata Abbas Araghchi pada 10 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Baca Juga: Iron Dome Dilaporkan Gagal Aktif saat Serangan Roket Hizbullah di Kiryat Shmona, Ada Apa?

Araghchi mengatakan bahwa ia mengadakan diskusi penting tentang isu-isu kritis dengan MBS.

Ia menggarisbawahi bahwa membawa stabilitas ke kawasan tersebut akan membutuhkan tingkat kemauan politik yang lebih tinggi dari pihak-pihak yang terlibat.

Araghchi juga menyatakan kepuasannya dengan kunjungannya ke Riyadh.

"Saya senang mengambil langkah pertama dalam perjalanan panjang dengan pejabat Saudi," jelasnya.

Kunjungan ini dilakukan di tengah-tengah agresi Israel yang diperkirakan akan terjadi terhadap Iran setelah negara itu membalas berbagai kejahatan Israel yang dilakukan di wilayah tersebut, termasuk pembunuhan pemimpin Hamas dan negosiator utama, Ismail Haniyeh.

Baca Juga: Eks Kepala Keamanan Israel Sangsi Netanyahu Bakal Menang di Gaza dan Lebanon

Untuk menambah beratnya agresi tersebut, Haniyeh dibunuh di kediamannya di Teheran, tepat setelah ia menghadiri pelantikan Presiden Masoud Pezeshkian.

"Rezim Israel menyeret seluruh wilayah tersebut ke dalam bencana," terangnya.

Setelah serangan rudal tersebut, Israel dilaporkan telah mengancam serangan yang menargetkan sektor-sektor vital Iran, termasuk program nuklir negara tersebut dan sektor energinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X