Ini Sikap Tegas Iran atas Gugurnya Pemimpin Hizbullah Lebanon Hasan Nasrallah

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 10:14 WIB
Ayatullah Ali Khamanei dan Hasan Nasrallah
Ayatullah Ali Khamanei dan Hasan Nasrallah

 

SENAYANPOST - Gugurnya Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Hasan Nasrullah akibat serangan udara Israeli Defense Force (IDF) di kawasan selatan kota Beirut ibukota Lebanon pada Jumat 27 September 2024. Dalam serangan tersebut selain Hasan Nasrullah sejumlah tokoh senior Hizbullah Lebanon beserta sejumlah tokoh-tokoh dari Irak dan Iran juga turut gugur.

 

Pada Selasa 1 Oktober 2024, Senayan Post menerima rilis resmi dari Kedutaan Besar Iran di Jakarta berisikan sikap resmi Pemerintah Republik Islam Iran atas gugurnya Hasan Nasrullah dan sejumlah tokoh tersebut.

 

Sebelas bulan setelah eskalasi serangan rezim Zionis Israel terhadap Gaza, yang menyebabkan pembunuhan perempuan dan anak-anak Palestina yang tertindas, pelanggaran berulang terhadap hukum kemanusiaan internasional, dan blokade bantuan kemanusiaan ke Gaza.

 

Rezim Zionis Israel melanggar Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik dengan menyerang konsulat Republik Islam Iran di Damaskus, menodai kedaulatan nasional Republik Islam Iran, dan membunuh Syahid Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas, di Teheran.

 

Rezim Teroris Israel kembali menunjukkan wajah jahatnya kepada dunia, kejahatan mereka adalah serangan roket ke daerah pemukiman di Lebanon Selatan dan pembunuhan Sayyed Hassan Nasrallah, Sekretaris Jenderal Hizbullah, pada 28 September 2024, dengan menggunakan bom bunker-buster seberat 5.000 pon yang diberikan oleh Amerika Serikat.

 

Perintah pembunuhan ini dikeluarkan beberapa menit setelah pidato palsu yang disampaikan Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri kejam dan penjahat dari rezim Zionis, pada sesi ke-79 Majelis Umum PBB di New York.

 

Pelanggaran berulang terhadap hukum dan konvensi internasional, bersama dengan tindakan keji yang dilakukan, membuat kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan rezim Zionis semakin mencolok.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X