AS Usulkan 'Jeda Kemanusiaan' di Tengah Konflik Israel dan Palestina

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 4 November 2023 | 15:11 WIB
Sekretaris AS Anthony Blinken upayakan 'Jeda Kemanusiaan' di tengah konflik Israel dan Palestina di Gaza belum lama ini. (Twitter.com/@SecBlinken)
Sekretaris AS Anthony Blinken upayakan 'Jeda Kemanusiaan' di tengah konflik Israel dan Palestina di Gaza belum lama ini. (Twitter.com/@SecBlinken)

SENAYANPOST - Sekertaris Negara Amerika Serikat (AS) Anthony Blinken baru-baru ini mengusulkan kepada para pemimpin Israel untuk memberikan 'Jeda Kemanusiaan' di Gaza, Palestina.

Menurut sebagian pengamat, upaya Anthony Blinken terkait Jeda Kemanusiaan dinilai belum cukup setelah sebelumnya AS secara terang-terangan mendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Sikap AS yang diwakili oleh Anthony Blinken terkait usulan Jeda Kemanusiaan di Gaza Palestina menurut sebagian pengamat juga menjadi tanda tanya besar.

Baca Juga: Tayang Malam Ini, Link Nonton Attack on Titan Final Season Part 4 Sub Indo

Adam Shapiro yang juga direktur advokasi Israel-Palestina menilai bahwa tindakan AS tidak cukup untuk memberikan ruang bantuan kemanusiaan.

Sebagaimana diketahui, serangan militer Israel di Gaza semakin intens dari hari ke hari.

Tidak hanya menargetkan Hamas, insiden ini juga telah menimbulkan banyak korban jiwa di pihak Palestina.

Baca Juga: Dubes Palestina Zuhair Al Shun: Israel Harus Diisolasi, Itu Nomor Satu!

Sekitar 9000 orang lebih meninggal dunia dalam insiden ini di mana setengahnya adalah anak-anak.

"Ini jelas tidak mencukupi dan mungkin tidak berkelanjutan seiring berjalannya waktu. Ini semacam pendekatan yang tidak masuk akal," kata Adam Shapiro pada 4 November 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Di AS sendiri, sikap Negeri Paman Sam mendapat banyak kecaman dari banyak pihak.

Baca Juga: Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah Akhirnya Buka Suara, Terlibat Langsung Konflik Israel dan Palestina?

Tidak sedikit warga AS yang mendesak pemerintahnya untuk segera menghentikan perang.

"Saya tidak tahu siapa yang secara hukum memberikan nasihat kepada pemerintah AS, namun jika mereka berpikir bahwa ini adalah cara untuk mengimbangi hukum kemanusiaan internasional, mereka salah besar. Itu tidak sah," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X