"Pornografi dianggap sebagai racun yang sempurna," kata Gordon S. Bruin M.A., L.P.C, pendiri dan presiden InnerGold Counseling Services Inc.
Dari segi neurobiologis, kecanduan pornografi sama dengan kecanduan narkoba, seperti heroin atau kokain.
Hanya saja cara masuk ke dalam sistem otak yang berbeda dengan narkoba.
Otak merespons informasi visual dengan sangat cepat, bahkan lebih cepat daripada dari sumber informasi indera lainnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Guncang Miss Universe Indonesia 2023
Informasi visual diproses oleh sistem limbik dalam hitungan nanodetik (sepuluh pangkat minus sembilan detik).
Hal ini menyebabkan kecanduan pornografi menjadi masalah besar.
Karena respons otak sangat cepat terhadap rangsangan visual tersebut.
Baca Juga: Cuma Main Uno Digaji Rp 296 Juta Perbulan, Mattel: Siapapun Bisa Daftar, Ini Caranya!
Respons terhadap pornografi bahkan lebih cepat daripada respons terhadap narkoba seperti heroin atau kokain. ***
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Warnai Ajang Miss Universe Indonesia 2023, Peserta Dipaksa Telanjang!
Dikucilkan ECOWAS, Mali dan Burkina Faso Dukung Niger
Province Director Angkat Bicara Kasus Pelecehan Seksual di Ajang Kecantikan Miss Universe Indonesia 2023
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Guncang Miss Universe Indonesia 2023
Cuma Main Uno Digaji Rp 296 Juta Perbulan, Mattel: Siapapun Bisa Daftar, Ini Caranya!