ekonomi

Opini: Menunggu Krisis Ekonomi

Sabtu, 10 Agustus 2024 | 11:41 WIB
Fahrudin Salim

Setengah bulan kemudian, Fahrudin Salim, staf khususnya di Istana wapres meninggal.

Lo ada kaitan apa antara Fahrudin Salim dan Hamzah Haz?

Baca Juga: Mangaka One Piece Konfirmasi Perang Besar Bakal Terjadi, Kapan?

Ketika Wapres wafat, banyak ulasan memuji Hamzah Haz, sebagai politisi yg piawai memprediksi seluk beluk APBN. Hamzah Haz pun rajin menulis di berbagai surat kabar tentang APBN dan ekonomi Indonesia.

Dan jangan kaget, ternyata orang di belakang Hamzah Haz adalah Fahrudin Salim.

Ya. Fahrudin Salim adalah ghost writernya Hamzah Haz. Tentu saja, Hamzah adalah anggota DPR yg kritis. Tapi sebagai anggota Dewan, apalagi komisi ekonomi dan perbankan, ia sibuk luar biasa.

Dalam kondisi itulah, Hamzah menyerahkan urusan tulis menulis problem APBN, ekonomi, dan perbankan kepada Fahrudin Salim.

Baca Juga: Mangaka One Piece Konfirmasi Perang Besar Bakal Terjadi, Kapan?

Itulah sebabnya ketika Hamzah Haz jadi wapres, santri asal Jepara, doktor ekonomi UNPAD Bandung itu, didapuk jadi staf khusus Wapres Hamzah Haz.

"Simon, Itulah karir tertinggiku sebagai ghost writer. Aku pernah jadi staf khusus wapres Hamzah Haz,". Ujarnya bangga. Dan aku pernah duduk di kursinya Pak Wapres saat beliau tak ada di kantor, selorohnya dgn terkekeh.

Yang unik, kalau Fahrudin ikut rapat pimpinan partai di hotel bintang lima di Jakarta, langsung dia telpon aku.

"Simon aku rapat tiga hari di hotel X bintang lima di Ancol. Ajak anak istrimu ke sini. Aku pulang, tidak tinggal di hotel. Kolam renangnya besar, biar anak-anakmu main di kolam renang. Jadilah aku nginep di hotel bintang lima, di kamar Fahrudin selama tiga hari. Aku tidur, mandi di kolam renang, sarapan, makan siang, dan makan malam gratis,".

Baca Juga: Tiga Negara Ini Undang Hamas dan Israel Lanjutkan Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza

Itulah kebaikan Fahrudin Salim yang tak terlupakan. Bela waktu masih SD kelas dua suka minta, ayo Pa ke hotel dan renang seperti dulu. Aku hanya tersenyum. Bela gak tahu waktu nginep di hotel mewah tersebut, itu di kamarnya Fahrudin yg kosong.

Fahrudin adalah sosok yang sederhana. Tapi analisis ekonominya tajam. Aku sering nimba ilmu untuk bahan tulisan kepadanya. Fahrudin juga punya pengalaman sepertiku. Sangat menyesal mendukung Jokowi habis-habisin di Pilpres 2014. Sekarang, terbukti semua janji Jokowi bohong semua.

Halaman:

Tags

Terkini