SENAYANPOST - Tesla yang merupakan pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat, dipastikan akan membuka showroom kantor cabang di Malaysia, tepatnya di kawasan Selangor.
Lalu, apa yang membuat Tesla lebih tertarik untuk melakukan investasi di Negeri Jiran tersebut?
Sebelumnya, kepastian Tesla di Malaysia disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Dia menyatakan Malaysia berkomitmen penuh guna mencapai target emisi karbon paling cepat di tahun 2050.
“Saya juga mengucapkan selamat dan dukungan pemerintah atas pembukaan Kantor Pusat, Pusat Layanan, dan Pusat Showroom merek kendaraan listrik Tesla Elon Musk di Selangor tahun ini,” kata Anwar Ibrahim, dikutip Senayan Post.
Baca Juga: Menteri Luhut Bereaksi Karena PDKT-nya Sama Indonesia, Eh Tesla Buka Kantor Cabang di Malaysia
Kini Tesla mengungkapkan pilihannya kepada Malaysia. Menurut Direktur Regional Tesla, Isabel Fan, adanya dukungan pemerintah membuat mereka memilih Malaysia sebagai pusat untuk ekspansi di Asia Tenggara.
"Fokus perusahaan adalah agar Malaysia menjadi bagian dari pengembangan industri kendaraan listrik di regional Asia Tenggara," ujar Fan, seperti dikutip dari Nikkei Asia.
Tesla juga melihat keseriusan pemerintah Malaysia untuk menambah infrastruktur pendukung dalam waktu dekat. Setidaknya sampai 2025, Malaysia berencana membangun 10.000 stasiun pengisian kendaraan listrik pada tahun 2025.
"Malaysia akan sangat (menjadi bagian) dari perkembangan ini," katanya.
Baca Juga: Belum Ada Pembalap MotoGP yang Bisa Melebihi Gaji Valentino Rossi
Tesla juga akan menghadirkan stasiun pengisian super cepat dalam ruangan di pusat perbelanjaan lokal di Malaysia. Sebagai permulaan ekspansi, Tesla meluncurkan Model Y beberapa hari lalu di Malaysia.
Seperti dilansir dari Paultan, mobil listik Model Y dijual mulai dari harga 199 ribu ringgit ,atau sekitar Rp656,6 juta untuk varian Standard Range RWD. Lalu untuk varian Long Range AWD dibanderol 246 ribu ringgit, atau setara Rp811 jutaan.
Varian paling tinggi adalah Tesla Model Y Performance AWD yang dijual 288.000 ringgit, atau setara Rp950 jutaan. Jika dibandingkan dengan harga yang dijual di Indonesia, maka Model Y ini lebih murah.***