otomotif

Demi Keselamatan Pembalap dan Mengurangi Biaya Kecelakaan, Beberapa Tim MotoGP Protes Soal Format Balapan

Rabu, 5 Juli 2023 | 18:40 WIB
Kecelakaan MotoGP

SENAYANPOST - Beberapa tim yang bermain di MotoGP mulai gelisah, dengan fenomena yang terjadi di ajang balapan paling bergengsi di dunia.

Pasalnya banyak terjadi kecelekaan yang dialami pembalap MotoGP, justru sebelum race day berlangsung. Hal tersebut lantaran imbas dari Sprint Race yang baru tahun ini diterapkan.

Akhirnya di sela-sela rangkaian jadwal MotoGP Belanda 2023, 11 tim MotoGP melakukan pertemuan.

Mereka fokus pada pembahasan utama, untuk melakukan voting apakah format balapan di MotoGP 2023 harus diubah atau tidak.

Baca Juga: Enggak Kapok Babak Belur di Jerman, Marc Marquez Siap Balapan di MotoGP Belanda

KTM, GasGas, dan RNF menjadi sejumlah tim MotoGP yang ingin format balapan berubah.

Seperti dikutip dari Speedweek, mereka ingin FP1 MotoGP yang digelar 45 menit pada Jumat pagi, tidak masuk hitungan kombinasi waktu penentu pembalap lolos Q2 kualifikasi.

Penentu pembalap yang langsung masuk Q2, sesuai permintaan KTM, GasGas dan RNF, seharusnya hanya hasil FP2 yang digelar 60 menit pada Jumat sore.

Selain itu ada permintaan FP3 yang digelar Sabtu pagi diperpendek durasinya dari 30 menit menjadi hanya 20 menit. Dengan begitu para pembalap punya waktu istirahat lebih banyak sebelum menjalani babak kualifikasi dan Sprint Race.

Baca Juga: Jelang MotoGP Indonesia 2023, Hotel di Mandalika Mulai Penuh Disewa

Menurut Wilco Zeelenberg, Manajer Tim RNF mengatakan, format balapan MotoGP harus diubah karena benar-benar membuat pembalap dan tim terbebani.

"Saat ini, para pembalap MotoGP harus bekerja keras sepanjang akhir pekan dan mengambil risiko lebih banyak. FP1 pada Jumat pagi seharusnya menjadi sesi latihan bebas biasa, bukan untuk memutuskan lolos ke Q2. Kita lihat di delapan balapan sudah banyak pembalap jatuh dan cedera," bilang Zeelenberg.

Zeelenberg menyebut FP1 harusnya menjadi momen bagi pembalap dan tim untuk mencoba setelan, dan perangkat sepeda motor yang berbeda.

Format balapan MotoGP sekarang, membuat pembalap mengambil risiko lebih banyak sejak FP1 hingga sering mengalami kecelakaan.

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Federal Oil Edukasi Konsumennya Soal Produk Asli

Jumat, 10 Oktober 2025 | 15:04 WIB