SENAYANPOST - Angin segar berhembus ditengah kabar tentang kerugian penyelenggaraan dan hutang Sirkuit Mandalika, jelang penyelenggaraan MotoGP Indonesia, hotel mulai penuh disewa.
Hal tersebut diungkapkan oleh Rata Wijaya, Sekretaris Mandalika Hitel Assosiation (MHA) Lombok Tengah yang mengatakan rata-rata kamar hotel sudah penuh, dan para tamu yang menginap minimal tiga malam hingga satu minggu saat MotoGP Indonesia, di kawasan sekitar Sirkuit Mandalika.
Dikutip dari laman resmi MotoGP, Sirkuit Mandalika pada musim ini kebagian jadi tuan rumah MotoGP Indonesia pada seri 15, yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2023 mendatang.
"Hampir semua kamar hotel di wilayah sekitar Sirkuit Mandalika sudah terisi penuh. Bahkan pembayaran juga sudah dilakukan pelunasan oleh yang menyewa hotel, untuk jangka waktu yang dekat dengan penyelenggaraan MotoGP Indonesia," ungkap Rata Wijaya, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Ajang WSBK di Sirkuit Mandalika Disebut Rugi, Gubernur NTB Berikan Komentar Menohok
Lebih lanjut Rata Wijaya mengatakan, rata-rata yang menyewa hotel ini berasal dari kru, pembalap dan pihak penyelenggara ajang MotoGP.
"Rata- rata yang menyewa hotel ini berasal dari kru, pebalap, dan pihak penyelenggara ajang MotoGP ini," katanya.
Untuk harga rata-rata, para pengelola hotel sudah menaikkan dua hingga tiga kali lipat dari harga normalnya.
Namun hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) NTB, yang membolehkan kenaikan tarif hotel saat MotoGP berlangsung dan kenaikan tidak dilakukan secara signifikan.
Baca Juga: Erick Thohir Buka Suara terkait Sirkuit Mandalika Rugi Rp150 M Akibat MotoGP dan WSBK
“Harga kamar per malam itu naik dua sampai tiga kali lipat, tapi yang memesan hotel saat ini sudah bayar full," bilang Rata Wijaya.
Selain dari kru dan pembalap, ada juga para pejabat pemerintah pusat dari BUMN dan lainnya yang sudah pesan hotel di Mandalika.
Lebih lanjut Rata Wijaya juga menjelaskan pihaknya juga akan mencari alternatif untuk mengatasi kekurangan kamar hotel saat MotoGP 2023 mendatang.
Tidak menutup kemungkinan ada satu dua kamar homestay atau vila yang masih kosong, serta keberadaan sarana hunian pariwisata (sarhunta). Hal ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh para penonton saat ajang MotoGP berlangsung.
Artikel Terkait
Cerita Rara Pawang Hujan yang Ilmunya Bisa Bikin Sirkuit Mandalika Kering Tak Lagi Diandalkan
Sirkuit Mandalika Memakan Korban, Kaki Pembalap Patah
Hutangnya Masih Banyak, Sirkuit Mandalika Kesulitan untuk Membayar
Erick Thohir Buka Suara terkait Sirkuit Mandalika Rugi Rp150 M Akibat MotoGP dan WSBK
Ajang WSBK di Sirkuit Mandalika Disebut Rugi, Gubernur NTB Berikan Komentar Menohok