SENAYANPOST - Kasus penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral viral di media sosial, membuat nama AKBP Achiruddin Hasibuan ikut terbawa.
Pasalnya AKBP Achiruddin Hasibuan adalah bapak dari Aditya Hasibuan, ditambah ketika anaknya melakukan penganiayaan sang bapak ada di lokasi.
Disamping itu, dalam akun Instagram @achiruddinhasinuan terlihat AKBP Archiruddin Hasibuan kerap berpose di ata motor Harley-Davidson.
Motor Harley-Davidson yang digunakan adalah Street Glide berwarna hitam, yang menggunakan mesin Milwaukee-Eight 114 1.868 cc.
Baca Juga: Intip Motor Gede Mahal Kesayangan AKBP Achiruddin Hasibuan yang Anaknya Viral Aniaya Mahasiwa
Jika dilihat dari postingannya, AKBP Archiruddin Hasibuan diduga menjadi anggota dari klub Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Medan, Sumatera Utara.
Hal ini menjadi sorotan Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, yang juga Ketua Umum HDCI.
Ahmad Sahroni sebagai Ketua Umum HDCI meminta kepada pengurus HDCI Medan, Sumut untuk mengeluarkan AKBP Achiruddin, jika terbukti gabung dalam anggota HDCI.
"Maka saya sebagai ketua umum meminta kepada ketua HDCI Sumut untuk mencabut kartu anggotanya," bilang Ahmad Sahroni, dikutip dari unggahan di akun instagram pribadinya.
Ahmad Sahroni juga mengimbau kepada seluruh anggota HDCI Sumut untuk tidak meniru perilaku AKBP Achiruddin. Berdasarkan unggahan Sahroni, memang tampak sebuah video yang menampilkan pria tengah membawa moge sambil berdiri di atas motor.
"AKBP Achiruddin Hasibuan, perwira Polda Sumut, sekaligus ayah dari pelaku penganiayaan terhadap mahasiswa kerap pamerkan motor gede (Moge) di akun instagram pribadinya," noalng Sahroni
Bahkan lebih lanjut Sahroni menjelaskan, ada postingan yang tidak patut untuk di contoh, sebab ia tampak berdiri saat mengendarai moge, yang tentunya sangat membahayakan keselamatan dirinya maupun orang laen.
Seperti diketahui, Achiruddin dicopot dari jabatannya karena kasus penganiayaan yang dilakukan oleh putranya, Aditya Hasibuan, terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.