Akhirnya walaupun Volvo merasa ditipu, tapi akhirjya Swedia menganggap bahwa 1000 unit mobil Volvo tersebut, dianggap sebagai biaya untuk membuka jalur diplomasi dengan Korea Utara.
Pasalnya, gara-gara mobil pabrikan Volvo, Swedia berhasil membuka kedutaan besar di Pyongyang dan membangun kepercayaan dengan Korea Utara.
Uniknya setelah sekitar 50 tahun yang lalu Swedia kirim mobil ke Korea Utara, mobil Volvo 144 tersebut masih digunakan oleh taksi, apalagi di daerah Pyongyang.***