Oh Ini Ternyata Awalnya Lampu Sein pada Kendaraan Berkedip dan Bersuara

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Senin, 7 Agustus 2023 | 13:39 WIB
Ilustrasi lampu sein
Ilustrasi lampu sein

SENAYANPOST - Lampu sein pada kendaraan punya peran penting dalam keselamatan berkendara, pasalnya dengan menggunakan lampu sein bisa terjalin komunikasi antar pengendara, baik roda empat maupun roda dua.

Sehingga lampu sein punya fungsi penting dalam peran keselamatan antar pengendara, karena lampu sein jadi sinyal untuk mengetahui arah kendaraan.

Dengan begitu, pengendara lain, atau yang berada di belakangnya tidak terkecoh atau kaget ketika ingin berpindah jalur, serta belok, baik ke kanan, atau ke kiri.

Karena fungsinya yang penting bagi keselamatan, makanya setiap kendaraan bermotor wajib dipasang lampu sein baik itu mobil penumpang, kendaraan komersial seperti truk, pikap, hingga sepeda motor.

Baca Juga: Apa Sih Sistem Flo di Gerbang Tol yang Bikin Pengemudi Mobil Ditegur Petugas Jalan Tol?

Uniknya lampu sein memiliki suara tik-tik dengan intonasi, suara tersebut selaras dengan kedipan.

Seperti dikutip dari Mental Floss, lampu sein untuk kendaraan sudah ditemukan, sebagai standar keselamatan untuk membantu pengemudi ketika berkendara di jalan raya.

Lampu sein pertama kali ditemukan, Buick produsen mobil asal Amerika Serikat, yang dipatenkan sebagai peranti keselamatan pada kendaraan bermotor.

Pada zaman itu untuk menghidupkan sein berasal dari panas. Salah satu komponen, atau perangkat elektronik pada mobil yang disebut per bimetalik akan bersentuhan dengan potongan logam berukuran kecil.

Baca Juga: Belum Ada Pembalap MotoGP yang Bisa Melebihi Gaji Valentino Rossi

Ketika dua komponen itu bersentuhan, arus listrik akan mengalir dan memberikan tenaga untuk menyalakan sein, atau lampu dengan cahaya kuning tersebut.

Kemudian per bimetalik akan kembali dalam kondisi seperti semula, dan prosesnya akan terus berulang hingga menimbulkan suara, atau bunyi yang khas.

Seiring berkembangnya teknologi, perpindahan per bimetalik sebagai pengantar panas tersebut sudah tidak digunakan, karena beralih dengan sinyal elektronik yang dialirkan ke elektromagnet melalui chip.

Meski sudah lebih canggih, namun pabrikan mobil, atau motor tetap mempertahankan suara tik-tik pada produk buatannya saat sein dihidupkan. Karena sebagai tanda, bahwa sudah hidup, atau belum dimatikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Cara Federal Oil Edukasi Konsumennya Soal Produk Asli

Jumat, 10 Oktober 2025 | 15:04 WIB
X