Kendati demikian, Hasan meminta pembayaran dilunasi terlebih dahulu sebelum motor diserahkan.
Misdi kemudian menyerahkan uang tunai pecahan Rp100 ribu yang sudah diikat rapi dalam 26 bundel.
Pada kasus ini, setiap bundel dilaporkan tampak seperti bernilai Rp1 juta. Kecurigaan mulai muncul saat Hasan menghitung uang tersebut.
Dalam video yang beredar, Hasan mengaku menemukan kejanggalan pada tekstur dan tampilan beberapa lembar uang.
"Ini uang mainan, jumlahnya Rp25 juta. Mau dibelanjain buat motor. Saya tidak polos! (mudah dibohongi)," ungkap Hasan.
Setelah diperiksa lebih teliti, terungkap bahwa sebagian besar isi bundelan tersebut adalah uang mainan.
Misdi diduga menyusun modus, dengan menempatkan uang asli di bagian atas setiap bundel untuk mengelabui korban.
Menyadari upaya penipuan tersebut, Hasan langsung mengamankan pelaku dan menghubungi pihak kepolisian setempat.
Dalam insiden itu, Misdi yang panik sempat meminta maaf dan memohon agar kasus diselesaikan secara kekeluargaan tanpa melibatkan aparat.
Di sisi lain, ia berdalih tidak mengetahui bahwa uang yang digunakannya sebagian merupakan uang palsu.
Terlebih, Misdi mengaku memperoleh uang tersebut dari hasil penjualan sapi.
"Ini hasil penjualan sapi," ujar sang pembeli di showroom motor bekas wilayah Jember tersebut.
Hingga berita ini terbit, Misdi dikabarkan telah dimintai keterangan oleh Polres Jember.
Selain itu, barang bukti berupa uang asli dan uang mainan turut diamankan pihak kepolisian.***
Artikel Terkait
Kawasaki KLX 150 SM Resmi Meluncur, Simak Harganya
Kawasaki W175 Edisi Serba Hitam Harganya Rp35 Jutaan
Kawasaki Tawarkan Promo Menarik di IIMS 2024
Gagahnya Kawasaki Versys 1100 Model Terbaru
Iming-iming Promo Paket Pernikahan hingga Bulan Madu dalam Kasus Penipuan WO Ayu Puspita, Catin Justru Merugi di Hari Bahagia