Tidak hanya itu, nantinya akan dibentuk satuan tugas atau satgas yang akan membantu Menkominfo untuk program percepatan BTS ini.
Baca Juga: Terungkap, Nathalie Holscher Berhijab Demi Sule, Buka karena Sudah Cerai?
"Dan juga, akan kita bantu lagi dengan Satgas yang memang waktunya sangat mepet sekali," terangnya.
Satgas tersebut akan dibicarakan lebih lanjut oleh Menteri Budi dan Wakil Menteri Nezar Patria.
"(Soal satgas) akan dibicarakan dengan Pak Menteri dan Pak Wamen karena ini bukan persoalan mudah," imbuhnya.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Minta Belas Kasihan Lady Nayoan, Kini Sendirian Jadi Musuh Semua Orang
Sementara itu, orang nomor satu di Indonesia membeberkan alasannya menunjuk Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika.
Jokowi menilai, Nezar berpengalaman di dunia pers sehingga pas untuk mendampingi Menteri Budi Arie.
"Pengalaman di media, pernah di Pemred Jakpos, pernah di Dewan Pers," ungkap Jokowi.
Baca Juga: Jelang Sidang Perdana Perceraian Rendy Kjaernett dengan Lady Nayoan, Ada Kesempatan Rujuk?
Kemudian Nezar juga pernah menjabat di BUMN yang menurut penilaiannya akan membantu Menteri Budi yang ditugaskan untuk menuntaskan proyek BTS.
"Pernah di BUMN. Saya kira akan sangat membantu sekali Pak Menteri Budi Arie," jelas Jokowi usai melantik pejabat baru di Kabinet Indonesia Baru belum lama ini.***