SENAYAN POST - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum akhirnya buka suara terkait polemik Ponpes Al Zaytun Indramayu yang dipimpin oleh Panji Gumilang.
Uu Ruzhanul menyampaikan bahwa pihaknya akan bermusyawarah dengan Ponpes Al Zaytun Indramayu setelah Panji Gumilang baru-baru ini mengeluarkan beberapa pernyataan yang mengundang polemik di masyarakat.
Tidak hanya itu, Uu Ruzhanul juga akan mengajak 300 kiai untuk mengadakan musyawarah bersama dengan Ponpes Al Zaytun Indramayu dan juga Panji Gumilang selaku pimpinannya yang diduga terkait dengan gerakan NII.
Baca Juga: Kapan Hari Raya Idul Adha 1444 H? Simak Hasil Sidang Isbat Kemenag Berikut
Diketahui, beberapa hari yang lalu sekitar ribuan massa mengepung Ponpes yang berdiri sejak 1999 itu karena dianggap sesat.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyikapi tentang kejadian yang ada di sana," kata Uu Ruzhanul pada 18 Juni 2023, dikutip SenayanPost.com dari Instagram pribadinya.
Uu menyampaikan bahwa sebenarnya Pemprov Jabar sudah beberapa kali ini memberikan pernyataan resmi terkait Ponpes Al Zaytun.
Baca Juga: Gegara Ini Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Season 3 Episode 11 Viral di Medsos, Lanjut ke Season 4?
"Sebenarnya kami sudah beberapa kali menyikapi sesuai perintah pak Gubernur, bahkan menguatkan kembali pak Gubernur tadi malam," tambahnya.
Uu juga menambahkan bahwa pihaknya sudah mendatangi Ponpes yang berlokasi di Indramayu itu.
"Kemarin juga saya sudah ke situ dan sekarang ada tugas kembali untuk merespon harus bagaimana Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyikapi Ponpes Al Zaytun," terangnya.
Baca Juga: Nonton King the Land Episode 2 Sub Indo Malam Ini, Gu Won Incar Cheon Sa Rang di Sebuah Pesta
Uu menerangkan bahwa Pemprov Jabar belum memberikan keputusan apa pun terkait polemik Ponpes Al Zaytun sebelum ada musyawarah.
Ia akan mengundang 300 kiai beserta ormas dan perwakilan dari pondok pesantren.