Pada sisi ini Promedia akan menyiapkan teknologi dan infrastruktur portal, pelatihan managerial konten dan monetisasi iklan-iklannya.
Sementara PLUT hanya diminta mengisi portal tersebut dengan konten-konten yang berkaitan dengan kegiatan ataupun promosi produk PLUT di masing-masing daerah.
"Megaportal PLUT-KUMKM bisa dimonetisasi secara direct dan programmatic sebagai tambahan pendapatan pengelolanya," ujar Agus.
Lebih jauh dikatakannya dalam kerja sama ini Promedia bertanggungjawab menyiapkan website, server, dan pelatihan.
Baca Juga: Intip Spesifikasi dan Keunggulan Harley-Davidson X440 yang Harganya Cuma Rp50 Juta
Sementara PLUT bertanggungjawab terhadap konten website seperti profil pelaku koperasi dan UMKM, event, review produk dan lainya.
"Nantinya ada revenue sharing yang disepakati antara pengelola portal PLUT-KUMKM dengan Promedia atas pendapatan Iklan Direct dan Programmatic," jelas Agus.
Pada kesempatan itu salah seorang peserta rakor, Aam Abdul Salam yang juga Ketua Harian PLUT Kab. Sukabumi menyambut baik rencana ini.
"Produk UMKM memang perlu publikasi untuk bisa memasarkan produknya secara lebih luas. Dan anggota PLUT kami juga senang bila ada kegiatan atau produk yang dimnuat di media online. Kami sendiri di PLUT Kab. Sukabumi sudah kerja sama dengan SMSI Sukabumi Raya," kata Aam.
Baca Juga: Kapan Anime Spy x Family Season 2 Tayang? Studio CloverWorks Rilis Dua Key Visual Menarik!
Aam menilai rencana Promedia membuat megaportal tersebut merupakan upaya konkrit untuk menjembatani kebutuhan akan publikasi dan promosi PLUT.
"Oleh karena itu, saya berharap rencana ini segera teralisasi sehingga integrasi berbagai pihak dalam rakor ini bisa segera terwujud dan PLUT bisa segera berkontribusi dan pemasaran produk dan kegiatan PLUT semakin meluas," tandasnya.***