Seakan-akan surat itu menunggu waktu yang tepat untuk dibaca Atalia dan Ridwan Kamil.
"Saya pun tak kuasa menahan air mata saat membacanya. Surat itu seperti menunggu waktu yang tepat untuk ditemukan," jelasnya.
Baca Juga: Tegas, Arab Saudi Larang Jama’ah Haji Gunakan Visa Lain
Berikut ini isi surat Eril pada saat kelas 6 SD yang saat itu ditujukan kepada orang tuanya.
"Mah, pah, maafkan saya jika saya memiliki kesalahan. Mohon dimaafkan karena jika di akhirat Mamah dan Papah belum memaafkan saya, saya pasti akan menjadi orang yang celaka dan masuk ke neraka Allah.
Saya ingin memberikan yang terbaik untuk Mamah dan Papah. Jika prestasi belum cukup, saya akan berusaha lagi.
Mamah, Papah, terima kasih atas kepedulian dan kasih sayang darimu. Jika aku sudah tidak ada, aku ingin Ibu tetap tabah dan sabar atas cobaan yang diberika oleh Allah SWT
Mah, Pah, jika aku melakukan dosa yang begitu besar sehingga menyakitimu, mohon dimaafkan. Karena, setelah meninggal, taubatku tidak akan diterima. Hanya engkaulah dan Allah lah yang bisa menyelamatkanku
Nama: Emmeril Kahn Mumtadz
Kelas: 6 SD,"
Baca Juga: Gatot Nurmantyo Ungkap Syarat Gibran Rakabuming Raka Bisa jadi Cawapres Mendampingi Prabowo Subianto
Unggahan Atalia tersebut tentunya mengundang komentar netizen.
Salah seorang netizen bertanya kepada Atalia bagaimana pola asuh dan didik kepada anak-anaknya.
"Tolong ajarin pola asuhnya please? Kelas 6 SD sudah bisa nulis begini, orang nggak kenal aja bangga apalagi ibunya," cuit akun @fiarifi.
Baca Juga: Sambil Menahan Tangis, Natasha Rizki Ungkap Hasil Mediasi dengan Desta di PA Jaksel
Netizen yang lain berkomentar bahwa pola didik Kang Emil dan Atalia pasti tidak biasa.