SENAYANPOST - Pengemudi kendaraan khususnya mobil wajib menyiapkan sejumlah uang untuk membayar tarif jalan tol, makanya pastikan saldo e-Toll cukup untuk membayar tarif jalan tol.
Pasalnya PT Jasa Marga melaporkan sekitar 14 ribu kendaraan yang kekurangan saldo e-Toll, ketika akan membayar taruf jalan tol di gerbang tol pada saat arus balik.
Hal tersebut tentu mengakibatkan terhambatnya, arus lalu lintas di sekitar gerbang tol.
"Jumlah pengendara yang mengalami kekurangan saldo per tanggal 29 April 2023 bertambah, ada sekitar 14.000 kendaraan," ungkap Lisye Octaviana, Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Kabar Terbaru One Piece Live Action dari Oda Sensei, Mangaka Sempat Ragu soal Ini
Lebih lanjut Lisye mengingatkan kepada pengemudi kendaraan yang akan berangkat dari Semarang - Jakarta, untuk menyiapkan saldo minimal Rp500 ribu dan dari Surabaya - Jakarta untuk mempersiapkan saldo e-toll minimal Rp800.000.
Selain itu, kecukupan saldo uang elektronik itu juga demi kenyamanan kelancaran perjalanan para pemilir itu sendiri dan demi kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.
"Hal ini untuk mengantisipasi adanya gangguan saat melakukan transaksi di gerbang tol," bilang Lisye.
Lisye juga berharap masyarakat turut menyebarluaskan informasi soal saldo minimum untuk perjalanan tol tersebut.
Baca Juga: Jokowi Sidak Jalan Rusak di Lampung, Sebut Perbaikan Diambilalih PUPR Jika Pemda Alami Hal Ini
"Kami imbau kita sama-sama sosialisasikan untuk bisa memastikan kecukupan saldo," tuturnya.
Jasa Marga juga mencatat sebanyak 465 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta atau sekitar 22,65% dari total kendaraan yang meninggalkan Jakarta selama periode Idul Fitri 1444 Hijriah atau Lebaran 2023.***