SENAYAN POST - Duta Besar Republik Indonesia untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta mengadakan pertemuan dengan Menteri Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono pada Senin, 6 Maret 2023.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI untuk Bulgaria mengajak Menteri KKP membahas potensi kerjasama dalam sektor Kelautan, Indonesia memiliki sumber daya yang cukup, dimana hampir 62 persn wilayah Indonesia dikeilingi oleh laut.
Lebih lanjut, Dubes RI Iwan Bogananta menerangkan bahwa Bulgaria adalah negara pengimpor produk perikanan seperti produk ikan, udang, cumi beku, ikan kaleng, rumput laut, dan ikan segar.
Baca Juga: Transaksi Rafael Alun Trisambodo di Enam Perusahaan Rampung Diperiksa, KPK Sebut Ada Geng
Negara importir terbesar sebagian berasal dari Eropa, Amerika dan Asia masih didominasi oleh China dan Vietnam.
Sementara itu, market share produk perikanan Indonesia terbilang sangat rendah, hanya sebesar 0,13 persen.
"Hambatan umum adalah tarif masuk yang cukup tinggi sehingga kurang mampu bersaing dengan negara importir lainnya," ungkap Dubes Iwan dalam pertemuannya dengan Menteri Trenggono.
Baca Juga: Jumlah Pemudik Diprediksi Naik, Polisi Siapkan Jalur Mudik
Ia menambahkan perusahaan besar dan para share holder di Bulgaria banyak melirik potensi tersebut.
Selain itu, Dubes Iwan juga mengatakan bahwa di negara akreditasi khususnya Bulgaria, memiliki coastal line sepanjang 378 km dari Laut Hitam.
Sedangkan Albania lebih kurang 200km dari laut Adriatik dan Lonian, kedua negara tersebut memiliki potensi bidang kelautan seperti wisata bahari yang dapat dikembangkan dengan Indonesia.
Baca Juga: Viral Mobil Warga Pepet Pelaku Klitih di Magelang, Netizen: Bantu Negara Kurangi Sampah Masyarakat
Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono beserta jajarannya menyambut hangat dan sangat mengapresiasi atas kunjungan Dubes RI ke kantornya belum lama ini.
Menteri Trenggono juga menanggapi hal yang sama terkait permasalahan tarif, menurutnya Indonesia sudah harus melakukan penjajakan secara bilateral disektor Kelautan dan Perikanan melalui pasar Non Tradisional seperti Bulgaria, Makedonia Utara, dan Albania.