SENAYANPOST - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
"Tidak ada, tidak benar itu," kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri akad nikah Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Prasetyo menyampaikan bantahan tersebut merespons kabar yang beredar di media sosial mengenai penunjukan Haji Isam untuk memimpin operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
Menurut dia, pemerintah memang meminta seluruh pihak turut membantu penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Namun, tidak ada penunjukan Haji Isam sebagai koordinator operasi.
"Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ," ujarnya.
Pemerintah Kerahkan Ribuan Personel
Prasetyo mengatakan pemerintah pusat telah menunjuk sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani karhutla di sejumlah wilayah yang menjadi prioritas.
Pemerintah juga terus meningkatkan upaya pengendalian karhutla di Sumatera dan Kalimantan dengan mengerahkan 12.880 personel untuk pemadaman, operasi modifikasi cuaca (OMC), serta pemantauan kualitas udara.
Sebanyak enam provinsi ditetapkan sebagai wilayah prioritas karena dinilai rawan karhutla.
Keenam wilayah tersebut yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.