SENAYANPOST - Polisi masih terus melakukan pendalaman terkait tewasnya seorang siswi SMA berinisial AP, yang meninggal dunia usai tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan pada Senin, 10 Agustus 2026.
Korban diduga tertemper KRL, yang saat itu sedang melintas sekitar pukul 16.45 WIB.
Muncul dugaan korban sengaja menjatuhkan dirinya, tepat sebelum rel melintas di depannya.
Dugaan tersebut berkembang dari sejumlah utas viral dari warganet, yang mengaku berada di lokasi yang sama saat kejadian serta unggahan media sosial diduga milik korban.
Baca Juga: Heboh 'Geng Preman' Wanita Penumpang KRL Stasiun Depok Lama yang Eksis Sejak 12 Tahun Lalu
Usai peristiwa tersebut, beberapa warganet mengungkapkan bahwa korban sengaja menabrakkan dirinya ke kereta.
“Keretaku tadi nabrak orang di Stasiun Jurangmangu, gerbongku paling depan. Ibu-ibu teriak panik karena korban sengaja lompat dan menabrakkan diri ke kereta,” tulis akun Threads @din***********i.
“Ada saksi bilang dia terjatuh dan sebelum tertabrak sempat melempar tas, ada juga yang bilang dia jalan di pinggir rel, pas kereta mendekat korban malah sengaja menidurkan badannya di rel. Entah mana yang benar,” tulis akun @mli******_
Selain unggahan warganet, diduga media sosial milik korban juga masih menunjukkan update Story terakhirnya.
“Akan mencoba, maaf kalau kereta kalian jadi terlambat,” tulis pesan dalam unggahan Story TikTok diduga milik korban, dikutip dari akun Threads @rumpi_gosip.
Sementara itu, pihak kepolisian masih belum memastikan penyebab meninggalnya AP.
“Dugaan sementara, tidak bisa berandai-andai. Tunggu dulu, kita lakukan proses penyelidikan, untuk mengetahui penyebab seperti apa,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan.
Polisi juga meminta keterangan dari teman korban, yang diketahui saat itu mereka pulang bersama saat menuju ke Stasiun Jurangmangu.
“Saat berada di stasiun, keduanya kemudian berpisah untuk menunggu kereta di lokasi yang berbeda,” imbuhnya.