nasional

Heboh Penggerebekan Rumdin Kalapas Waingapu, Warganet Sebut Kejadian Lawas

Jumat, 31 Juli 2026 | 15:42 WIB
Viral video penggerebekan Rumdin Kalapas Waingapu, NTT. (Instagram/sumbarkareh_id)

SENAYANPOST - Sebuah video penggerebekan tengah viral di media sosial. Dalam video tersebut, penggerebekan dilakukan di Rumah Dinas (Rumdin) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dugaan pelanggaran etik berat kembali mencoreng institusi pemasyarakatan. Rumdin Kalapas di Waingapu, Sumba Timur, NTT digerebek petugas usai munculnya laporan dugaan kumpul kebo,” tulis keterangan dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @sumbarkareh_id.

Video tersebut menunjukkan sejumlah petugas berseragam masuk ke dalam rumah dinas dan langsung mengetuk pintu salah satu kamar. Setelah dibuka, ada seorang wanita yang berada di dalam kamar tersebut.

Usai didesak, wanita tersebut mengaku bernama inisial J dari Balige, Sumatera Utara dan masih berusia 19 tahun. Ia juga mengaku bahwa dirinya sudah berada di rumah tersebut selama sekitar 2 minggu.

Baca Juga: Tips dan Cara Atasi Gigitan Tomcat, Gimana Biar Tak Berbekas?

“Iya (2 minggu), (saya) dari Balige,” ucap perempuan tersebut.

Mengaku Sebagai Adik Angkat

Lebih lanjut, petugas terus mencecar pertanyaan apakah tidur bersama dalam satu kamar meski Kalapas sudah memiliki istri.

“Tahu kan kalau Kalapas sudah punya istri? Jadi, sudah 2 minggu di sini? Bapak Kalapas ini menerapkan aturan tapi beliau sendiri tidak menerapkan dengan baik,” ucap salah satu petugas.

Mengenai statusnya, J mengaku bahwa dirinya sudah seperti adik angkat bagi Kalapas.

Baca Juga: BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi bagi Perekonomian Nasional

“Kayak adik angkat gitu, dia juga angkat aku sebagai adiknya,” jelas J.

“Kamu tidur dengan dia di kamar tanpa ada hubungan keluarga kan? Hanya menganggap adik-kakak, tapi wajar tidak tidur dengan beliau satu kamar? Tidur sama-sama, kan?” tanya petugas yang dijawab dengan anggukan kepala.

Diduga Video Lawas yang Beredar

Halaman:

Tags

Terkini