nasional

Mundur Jadi Kepala, Nanik S Deyang Tetiba Singgung Dewas BGN, Begini Penjelasan Istana

Rabu, 22 Juli 2026 | 21:35 WIB
Nanik S Deyang dikabarkan mundur sebagai Kepala BGN dan menjabat Dewan Pengawas, begini penjelasan Mensesneg Prasetyo Hadi. (Tangkapan layar Youtube Total Politik)

SENAYANPOST - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo buka suara mengenai Dewan Pengawas (Dewas) di Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru diungkapkan oleh Nanik S Deyang.

Nanik menyebut bahwa dirinya akan berada di struktur dewan pengawas usai memilih mundur dari jabatannya sebagai Kepala BGN.

Seperti yang diketahui, Nanik mengumumkan bahwa dirinya mundur sebagai Kepala BGN dengan menyebut alasan kesehatan dan pengobatan jantung di luar negeri sebagai pertimbangannya.

Mengenai adanya dewan pengawas di BGN, Prasetyo membeberkan bahwa hal tersebut sudah ada dalam desain struktur organisasi di tubuh BGN.

Baca Juga: Menkeu Purbaya soal Perbaikan MBG: BGN Diobrak-abrik, Ada Penghematan Besar-besaran

"Memang di dalam desain keorganisasian di BGN itu ada yang disebut Dewan Pengawas," ucap Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 22 Juli 2026.

Sebut Presiden Prabowo Pertimbangkan Pengalaman Nanik S Deyang di BGN

Lebih lanjut, Nanik yang disebut akan menjadi bagian Dewas BGN itu, kata Prasetyo karena mempertimbangkan pengalamannya yang dimiliki di BGN dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Karena pengalaman beliau yang sebelum menjabat sebagai Kepala BGN beliau sempat menjabat sebagai Wakil Kepala BGN," tambahnya.

"Ya tentu saja dengan pengalamannya, Bapak Presiden merasa Ibu Nanik masih bisa untuk memberikan kontribusi yang optimal," imbuhnya.

Baca Juga: Sekretaris Deputi BGN jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Modus Jualan Ompreng ke SPPG dengan Harga Tertentu

Oleh karena itu, Nanik dianggap bisa berperan dalam bentuk lain untuk mengurus MBG dan BGN, yakni dengan menjadi bagian Dewas.

Istana Hormati Keputusan untuk Mundur

Adapun mengenai keputusan untuk mundur sebagai Kepala BGN, Prasetyo menyatakan bahwa Istana menghormati hal tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini