SENAYANPOST - Viral keluhan penumpang kereta api, mengenai restorasi atau kereta makan berubah menjadi co-working space atau tempat kerja.
Keluhan mengenai penggunaan restorasi menjadi tempat untuk bekerja, atau sekadar menonton menggunakan laptop ramai jadi perbincangan di platform media sosial Threads.
“Please ya KAI, tolong yang begini jangan dinormalisasikan,” tulis akun Threads @ppaidimsum dalam unggahannya.
Unggahan itu juga menyertakan foto sejumlah orang, yang menggunakan meja kereta makan dan membuka laptop.
Baca Juga: Kereta Api Indonesia Hadirkan Ekonomi New Generation Modifikasi di KA Sancaka Utara
Masih dari utas yang sama, pemilik akun mengingatkan agar penumpang tidak mengubah fungsi kereta makan menjadi kereta untuk co-working space.
“Namanya aja gerbong restorasi, bukan gerbong co-working space, ini yang pada ngerjain sesuatu di gerbong restorasi biar dibilang apa sih?” tulisnya.
Pengalaman serupa juga diungkapkan oleh pemilik akun @lemulemimamam, karena kursi di restorasi yang penuh.
“Heran sama orang-orang ini, empatinya zero. Udah tau jam makan siang, waktunya orang makan. Mbok ya gantian atau geser dan diberesin laptopnya. Fokus makan, segera pindah. Ini tas di kursi dia duduk hampir 3/4 kursi yang tersedia,” tulisnya.
Penumpang lain dengan akun @nurrohmahyanti menuliskan, dirinya pernah diminta pindah saat duduk di kursi restorasi yang kosong tapi tertinggal laptop di meja.
“Pernah diusir pula gegara itu kursi kosong tapi ada laptop. Ku dudukin, eh ga lama balik ke situ terus aku diusir dan dia ga lagu makan sedangkan aku lagi makan mi panas. Katanya dia udah duluan di situ. Kejadian tahun lalu sih pas liburan,tp kesel aja,” tulisnya.
Sementara dalam utas lain dari akun @abintangtimur, ia menyarankan agar pihak KAI mengeluarkan larangan penumpang untuk membawa laptop ke area restorasi.
“Siapa tau didengar sama KAI untuk melarang orang bawa laptop dan melakukan pekerjaan di restorasi, maksudnya biar restorasi berguna 'sesuai fungsi' untuk makan dan minum,” ungkapnya.
“Kalau terpaksa harus buka laptop dan bekerja, bisa tetap di bangku tempatnya dia duduk sesuai nomor atau kalo kurang lega, bisa di atas kereta dekat kabel-kabel,” lanjutnya sambil melontarkan sindiran.