Saat aksi berlangsung, massa meminta agar Bupati Kuningan turun langsung menemui mereka.
Dadang memastikan, pihaknya mengancam akan menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan tersebut tidak direspons.
"Kalau Pak Bupati hari ini tidak hadir, saya pastikan minggu depan akan melakukan aksi yang lebih besar lagi sampai Pak Bupati hadir menerima kami," ujar Dadang.
Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai atribut dan melakukan aksi simbolik dengan mengangkat celana dalam sebagai bentuk sindiran terhadap oknum pejabat mesum.***