Menyikapi animo penonton wayang kulit yang cukup tinggi, Satuan Lalu Lintas bahkan telah mempersiapkan rekayasa arus lalu menuju Taman Blambangan.
Terkhusus, Polda Jatim akan menghadirkan dalang yang didatangkan adalah Ki Bayu Aji dari Surakarta (Solo).
Bagi yang belum tahu, Ki Bayu Aji dikenal sebagai dalang papan atas nasional, dan merupakan putra dari maestro dalang legendaris, almarhum Ki Anom Suroto.
Ki Bayu Aji juga sangat piawai membawakan berbagai lakon pewayangan dengan sabetan (gerak wayang) yang lincah.
Lakon Filosofis: 'Pendawa Bangun Praja'
Dalam pertunjukkan ini, diketahui akan ditampilkan lakon atau cerita yang disiapkan adalah 'Pendawa Bangun Praja'.
Baca Juga: Diprediksi Rupiah Lebih Menguat pada Pekan Depan, Sufmi Dasco Imbau Masyarakat Jual Dollar
Lakon yang diangkat dikenal sarat makna filosofis, yang melambangkan proses transformasi, pembangunan moral, dan perjuangan manusia. Hal tersebut, untuk mendirikan tatanan kehidupan yang adil, makmur, dan sejahtera sejalan dengan semangat Polri Presisi yang hadir untuk rakyat.
Sudarsono menuturkan, pihaknya telah mengundang bintang tamu dari seniman lokal. Ada Catur Arum, Maestro Gandrung Temu Misti, dan duet pelawak, Gandu dan Pentol.
Kabag Ren Polresta Banyuwangi itu menyebut panitia telah menyebar seribu undangan dari berbagai kalangan. Mulai dari Forkopimda, pencinta seni, kepala desa, dan seluruh lapisan masyarakat.
"Silakan hadir ke Taman Blambangan. Kami juga siapkan empat layar lebar bagi penonton yang tidak bisa mendekat," ajak Sudarsono. *